Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kejari Lampung Utara Pantau Pembelian Alat Rapid Test

Kejari Lampung Utara Pantau Pembelian Alat Rapid Test

280
BERBAGI
Kantor Dinas Kesehatan Lampung Utara

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Kejaksaan Negeri Lampung Utara ternyata turut memantau kabar seputar pembelian alat rapid test senilai Rp1,4 Miliar di Dinas Kesehatan Lampung Utara (Lampura). Dana miliaran rupiah itu diperuntukan bagi pembelian 1.925 buah alat rapid test.

“Tapi, kami akan koordinasi dulu dengan ibu Kajari mengenai persoalan ini,” jelas Kasi Inteljien Kejari, Hafiezd, kepada wartawan, Selasa (1/9/2020).

Koordinasi ini ditujukan supaya mereka ambil dapat segera menentukan langkah yang akan diambil terkait persoalan ini. Sebelum itu dilakukan, pihaknya belum dapat menentukan langkah ke depannya.

“Setelah itu baru menentukan langkah selanjutnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Lampung Utara ternyata telah membeli sekitar 1.925 alat rapid test sejak bulan maret 2020 lalu.

Menurut pengakuanSekretaris Dinas Kesehatan, Wardiyanto, dana yang digelontorkan Dinkes mencapai Rp1,4 miliar lebih. Pembelian dilakukan pihak ketiga dengan sistem penunjukan langsung.

Dalam perjalanannya, terjadi ketidaksinkronan data antara Dinas Kesehatan Lampura dengan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 setempat, dalam pengunaan alat rapid test.

Dinkes Lampung Utara mengaku membeli 1.925 buah alat rapid test sementara gugus tugas telah melakukan rapid test dengan menggunakan alat yang didapat dari Dinkes lebih dari 2.000 orang. Alat rapid tes yang dipergunakan bermerek Zybio.

Loading...