Beranda Hukum Kriminal Kejati Lampung Terima 77 Perkara Kekerasan Anak, Narkotika 522 Perkara

Kejati Lampung Terima 77 Perkara Kekerasan Anak, Narkotika 522 Perkara

219
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin | teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Hingga semester pertama atau pertengahan tahun (Januari-Juni 2018), setidaknya ada 77 kasus kekerasan terhadap anak yang diterima Kejaksaan tinggi (Kejati) Lampung. Selain perkara tersebut, ada beberapa perkara lain seperti C3 (curat, curas dan curanmor) serta perkara narkotika.

“Sampai pertengahan tahun 2018 ini, ada 77 perkara kekerasan terhadap anak yang masuk ke Kejati Lampung. Selain itu juga, ada beberapa perkara lainnya, seperti C3 (curat, curas, curanmor) dan narkotika,”kata Kajati Lampung, Susilo Yustinus, Minggu 5 Agustus 2018.

Susilo Yustinus menuturkan, perkara kekerasan terhadap anak, penanganannya harus dilakukan secara serius tidak hanya dilakukan oleh para penegak hukum saja melainkan oleh semua pihak stakeholder, masyarakat dan terutama keluarga. karena mengingat anak-anak ini, sebagai generasi penerus dan harus benar-benar dilindungi oleh semua pihak.

“Jadi upaya kedepan penanganan kekerasan terhadap anak, harus lebih ditingkatkan lagi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi dan agar tidak terjadinya kembali kekerasan terhadap anak,”ujarnya.

Selain perkara kekerasan terhadap anak, Susilo Yustinus mengungkapkan, ada beberapa perkara lain yakni kasus pencurian C3 (curat, curas dan curanmor) sebanyak 399 perkara. Seperti kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 286 perkara, kasus pencurian dengan kekerasan (curas) sebanyak 113 perkara.

“Dari beberapa perkara tersebut, untuk jumlah perkara paling banyak masuk di Kejati Lampung adalah narkotika sebanyak 522 dan perkara tersebut berada diurutan paling atas atau menduduki peringkat pertama,”ungkapnya.

Loading...