Beranda Seni Musik “Kekasih Terakhir”, Lagu Baru Karya Jenita Janet Bergenre Pop

“Kekasih Terakhir”, Lagu Baru Karya Jenita Janet Bergenre Pop

77
BERBAGI
Jenita Janet (Istimewa)

TERASLAMPUNG.COM — Jenita Janet  sudah sangat dikenal masyarakat sebagai salah satu penyanyi dangdut papan atas Indonesia. Nama penyanyi berdarah Sunda yang multi talenta ini, mulai dikenal setelah merilis single perdananya yang meledak di pasaran yang berjudul “Di-Reject”.

Berkat kesuksesan lagu tersebut, wajah cantik Jenita Janet sering wara-wiri di berbagai program acara TV baik sebagai Penyanyi, Host maupun Bintang Tamu. Selain memiliki suara yang bagus, penyanyi kelahiran Bandung, 1 Juli 1987 ini juga menarik perhatian karena memiliki ciri khas dengan penampillannya di panggung yang selalu memakai rambut palsu (wig) warna-warni. Jenita pun memiliki goyangan yang sudah menjadi ciri khasnya di setiap performanya yaitu goyang Gogo Dangdut.

Sebagai penyanyi dangdut, Jenita pun merilis banyak single hits seperti “Gardu (Galau Galau Merindu)”, “Gue Juga Bisa”, “Om Koploin Om” dan “100% Setia. Selain itu, Jenita juga pernah membintangi beberapa iklan produk dan bermain sinetron.

Di tahun 2019 ini ada yang berbeda dari Jenita Janet. Tak banyak yang tahu, ternyata Jenita memiliki kemampuan dalam menulis lagu.

“Aku dari kecil memang suka menulis, senang bikin cerita, senang berimajinasi, senang membayangkan sesuatu. Jadi aku senang meng-copy hal-hal yang udah terjadi, lalu aku ulang lagi kejadian itu menjadi sesuatu yang menarik untuk ditulis. Jadi memang biasanya menulis dari pengalaman hidup aku sendiri,” kata Jenita Janet, Sabtu (28/9/2019).

Kini Jenita Janet hadir dalam sebuah karya yang diciptakannya sendiri. Lagu “Kekasih Terakhir” merupakan lagu yang ditulis sendiri oleh Jenita Janet. Menariknya, di lagu ini, Jenita menampilkan sisi lain dari dirinya. Pasalnya, lagu ini hadir tidak di genre musik dangdut, melainkan di genre musik Pop.

“Jadi lagu ini bercerita tentang keyakinan seseorang terhadap pasangannya bahwa dia adalah kekasih terakhir di hidupnya. Dia udah sangat yakin pada pasangannya bahwa ia sudah bisa menerima apa adanya dan dia yakin ini adalah jodohnya. Intinya dia berpikir untuk enggak usah pacaran lama-lama, ketika dekat dengan seseorang, dia berharap itu adalah jodoh terbaiknya,” jelas Jenita Janet.

Meski tak bisa bermain alat musik, Jenita menciptakan lagu melalui kebiasaannya bersenandung disela-sela kegiatannya sehari-hari. Seperti lagu ini, idenya didapat Jenita saat menjelang tidur di malam hari. Kebiasaannya bersenandung kecil di waktu-waktu senggang, ternyata menciptakan melodi-melodi yang pas untuk dituangkan menjadi karya lagu.

“Inspirasi nulis lagu ini sebenernya pas malam-malam sambil nunggu ngantuk, aku suka bersenandung untuk cari nada lagunya. Awalnya nada simple aja, lalu aku satukan sama syair, malah jadi sesuatu yang ada nyawanya. Memang aku buat lagu ini lumayan lama yah, sekitar 2 bulan. Aku cari dulu bagian Reff-nya yang enak, terus aku iseng perdengarkan ke temen-temenku. Mereka banyak yang bilang kalo lagunya enak. Lalu menyusul aku buat bagian Song 1 dan Song 2-nya, sampai selesai lagunya,” ujarnya.

Rupanya, lagu “Kekasih Terakhir” ini bukanlah lagu pertama yang diciptakan oleh Jenita Janet. Sebelumnya Jenita pernah menciptakan lagu “100% Setia”, namun dengan genre musik dangdut.

“Betul, ini lagu pertama yang aku ciptakan di genre Pop. Tapi ini bukan karena ingin lintas genre. Dulu aku belajar nyanyi justru awalnya di musik Pop, aku enggak bisa nyanyi dangdut. Cuma Alhamdulillah-nya, tipe suaraku berada ditengah-tengah, bisa Pop dan bisa Dangdut. Jadi kalau sampai bisa bikin lagu di genre Pop itu, sebenarnya bukan sesuatu yang sulit buat aku. Karena memang aku sudah mempelajari musik Pop terlebih dahulu, sebelum aku berkarier di musik dangdut,” katanya.

Dengan rilisnya lagu ini, Jenita akan menampilkan karakter yang berbeda saat dirinya bernyanyi Pop. Jenita mengakui awalnya sempat ada perasaan takut apakah fansnya akan menyukai hal baru yang ditampilkannya, namun Jenita percaya bahwa ini adalah salah satu bentuk metamorfosa dirinya dalam bermusik.

“Secara karakter dan penampilan tentunya nanti akan berbeda, tapi orang akan tetap mengenal sosok Jenita Janet. Jadi tetap ada benang merahnya. Mudah-mudahan dengan aku ambil genre musik Pop dan tanpa meninggalkan genre musik dangdut, aku bisa mengambil hati banyak masyarakat Indonesia dimana pun mereka berada. Dalam arti, disini aku bisa tunjukin bahwa aku punya talenta diluar musik dangdut. Aku ingin menggali lebih banyak lagi talenta dan kemampuan yang aku punya,” katanya.

Menjadi seniman musik sejati memang sudah lama dicita-citakan oleh Jenita. Menantang kemampuan diri sendiri adalah salah satu jurus Jenita Janet untuk tetap menjadi artis atau penyanyi yang produktif memiliki karya.

“Aku  ingin menghibur banyak orang dengan bakat yang aku punya. Dengan mereka suka akan karya-karya ku, membuat aku tertantang untuk menjadi lebih baik lagi. Ini jadi suntikan semangat buat aku untuk selalu memberikan karya terbaikku. Semoga karya ini bisa disukai masyarakat. Karena ketika kita berkarya, dan karya kita diapresiasi dengan baik oleh masyarakat itu rasanya luar biasa banget. Jadi berkarya dengan hati ini yang harus aku selalu pertahankan,” ujarnya.

 

Loading...