Beranda Politik Kekerasan terhadap Perempuan Meningkat, PKS Siapkan Kader Perempuan Tangguh

Kekerasan terhadap Perempuan Meningkat, PKS Siapkan Kader Perempuan Tangguh

331
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Sebanyak 126 kader perempuan PKS Lampung mengikuti Jambore Wanita Keadilan yang digelar Barisan Putri Keadilan (Santika), di Wira Garden, Bandarlampung, Minggu (23/10/2016).

Ketua DPW PKS Ahmad Mufti Salim mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam keluarga. Selain sebagai seorang anak, istri, dan ibu, perempuan juga harus memiliki peran dalam lingkungan sosial.

“Perempuan PKS harus harus tangguh seperti Asma, secerdas Aisyah, dan sesederhana Fatimah,” katanya.

Ketua Santika PKS Lampung, Heryani, mengatakan dalam kegiatan ini peserta dibekali ilmu bela diri praktis untuk melatih kekuatan dan pertahanan diri.

“Di balik kelembutannya, wanita juga harus memiliki fisik yang tangguh,” katanya.

Menurut Heryani, data menunjukkan pada 2015 terjadi 1.018 kasus kekerasan pada kaum perempuan di Lampung.

“Tentu saja ini menjadi keprihatinan kita semua, oleh karenanya penting dalam acara Jambore Wanita Keadilan PKS Lampung terdapat materi beladiri praktis sebagai bekalan menghadapi situasi yang berbahaya,” kata Heryani.

Peserta juga diberikan materi Pertolongan Pertama pada Musibah (P3M). P3M merupakan antisipasi yang dilakukan saat menghadapi ancaman atau bencana dalam keluarga.

“Sumber-sumber musibah harus di cegah, seperti api, air, listrik, dan lainnya. Wanita punya peran penting untuk menjaga keamanan lingkungan rumah,” kata Heryani.

Heryani mengatakan Jambore Wanita Keadilan di Lampung merupakan yang pertama se-Indonesia.

Salah satu peserta Jambore Wanita Keadilan, Rina Agustia, mengatakan bahwa tantangan di masa depan bagi perempuan terlebih para ibu-ibu semakin kompleks.

“Dengan mengikuti acara yang penuh manfaat ini, Insya Allah kami merasa semakin bugar secara fisik, segar pada sisi emosi dan psikis juga merasa siap dalam menghadapi situasi apapun termasuk situasi yang tak menguntungkan kami sebagai kaum perempuan,” katanya.

Loading...