Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Kelorisasi, Kodim Lamsel Siapkan 200 Ribu Bibit Kelor

Kelorisasi, Kodim Lamsel Siapkan 200 Ribu Bibit Kelor

303
BERBAGI
Dandim 0421Lampung Selatan, Letkol Kav Robinson Oktavianus Bessie berikan keterangan terkait kegiatan ‘Kelorisasi Pekarangan’ (Penanaman kelor di pekarangan rumah) usai kegiatan Fun Bike di Kecamatan Sidomulyo.
Dandim 0421Lampung Selatan, Letkol Kav Robinson Oktavianus Bessie berikan keterangan terkait kegiatan ‘Kelorisasi Pekarangan’ (Penanaman kelor di pekarangan rumah) usai kegiatan Fun Bike di Kecamatan Sidomulyo.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–Upaya TNI dalam membantu Pemerintah daerah untuk mencegah stunting atau gagal tumbuh pada anak dan untuk mencukupi kebutuhan gizi, Komado Distrik Militer (Kodim) 0421 Lampung Selatan menginisiasi sebuah program Kelorisasi Pekarangan atau penanaman kelor di pekarangan rumah dengan menyiapkan 200 ribu bibit kelor.

“Kelorisasi Pekarangan ini, merupakan bentuk bagian dari kegiatan TNI dalam membantu Pemerintah daerah melalui program ‘Lamsel Go Green 2020’. Untuk kegiatan tersebut, kami akan siapkan 200 ribu bibit kelor,”kata Dandim 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav Robinson Oktavianus Bessie kepada teraslampung.com saat ditemui usai kegiatan Fun Bike di Kecamatan Sidomulyo, Sabtu (7/3/2020).

Letkol Kav Robinson Oktavianus Bessie mengatakan, melalui program ‘Lamsel Go Green 2020’ tersebut, pertama penanaman pohon yang sudah diluncurkan oleh Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto di lahan Register 20 Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang beberapa waktu lalu. Kemudian kedua yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, melakukan penanaman kelor guna mencegah stunting serta untuk kebutuhan asupan gizi.

“Tujuan dari kegiatan ini, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar terlibat aktif menanam pohon untuk memperbaiki kerusakan hutan melalui penghijauan. Kemudian melakukan penanaman kelor di pekarangan rumah, kelor ini kaya akan manfaat karena memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang tinggi sehingga baik untuk kesehatan,”ungkapnya.

Mengenai tehnisnya, kata mantan Danyon Kavaleri 5/Dwi Pangga Ceta (DPC) Kodam II/Swj ini, di setiap Markas Komando Rayon Militer (Makoramil), nantinya akan dibuat kebun percontohan kelor dengan melibatkan pihak dari Kecamatan bersama Bintara pembina desa (Babinsa) yang akan kita latih sebagai tenaga penyuluh.

Setelah itu, lanjut dia, akan kita laounching kegiatan ‘Kelorisasi Pekarangan’ ini bersama pihak-pihak terkait lainnya, sekaligus membagikan 200 ribu bibit kelor kepada masyarakat disetiap Kecamatan dan ditaruh di kebun percontohan tersebut.

“Warga yang ingin menanam, silahkan mengamabil di kebun percontohan secara gratis. Harapannya satu keluarga menanam 5-10 batang kelor dipekarangan rumahnya, sehingga bisa menucupi kebutuhan gizi bagi kluarganya,”terangnya.

Sebelumnya, Puskesmas Rawat Jalan (PRJ) Candipuro menginisiasi dan menggalakkan penanaman kelor dengan Gerakan serentak Penanaman kelor (Gertak Pelor) guna mencegah stunting atau gagal tumbuh pada anak selain itu juga sangat baik untuk Ibu hamil dan menyususi serta untuk kesehatan. Daun kelor, dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan seperti ice krim, mie, klepon, nugget, bronis, donat, pudding, bakso serta olahan makanan lainnya.

Melalui Gertak Pelor tersebut, setiap warga desa di Kecamatan Candipuro menanam pohon kelor satu rumah satu pohon. Program Gertak Pelor tersebut, mendapat perhatian langsung dari Kementerian kesehatan (Kemenkes).

Kemudian baru-baru ini, penggiat literasi dari “Perpustakaan Cinta Baca” Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan membuat inovasi mengolah daun kelor menjadi teh dan bubuk (tepung).

Daun yang disebut moringa oleifera ini, kerap digunakan untuk obat-obatan tradisional dan dipercaya dapat membantu menjaga kadar gula darah serta memiliki kandungan antioksidan tinggi. Manfaat daun kelor untuk kesehatan bukanlah mitos, secara ilmiah daun kelor sudah banyak diteliti dan menyebutkan daun yang satu ini bisa memberikan berbagai manfaat kesehatan.

Loading...