Keluar dari Penjara, Deni Edarkan Sabu-Sabu Senilai Rp 3 Miliar

barang bukti sabu-sabu senilai Rp 3 miliar disita Polda Lampung
Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno saat menunjukkan barang bukti yang disita tersebut adalah benar sabu-sabu saat di tes menggunakan alat digital.
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Sabu-sabu seberat 3,2 kg yang disita Polda Lampung dari tersangka Kurniawan alias Deni (28) nilainya sekitar Rp 3 miliar. Menurut Kapolda Lampung Irjen Sudjarno, tersangka  bandar sabu-sabu itu merupakan seorang residivis kasus narkoba. Tersangka Deni, baru keluar dari Lapas narkotika Way Hui, Lampung Selatan pada Februari 2016 lalu.

“Deni menjalani hukuman selama enam tahun penjara, namun di tahun keempatnya tersangka mendapat pembebasan bersyarat (PB),”ujarnya, Jumat (30/12/2016).

Dikatakannya, mayoritas orang yang melakukan aksi kejahatan adalah seorang residivis. Orang yang keluar dari Lapas, biasanya akan lebih lagi melakukan aksi kejahatannya. Awalnya, hanya mengedarkan satu gram sabu-sabu. Begitu keluar dari Lapas, malah lebih dari satu kilogram mengedarkan sabu-sabu.

“Salah satunya contohnya tersangka Deni ini, bukannya jera Deni malah justru jadi lebih besar mengedarkan sabu-sabu,”ungkapnya.

Dalam perkara yang pertama, kata Sudjarno, tersangka Deni divonis enam tahun penjara karena mengedarkan setengah kilogram sabu-sabu. Sekarang, tersangka mengedarkan sabu-sabu sebanyak 3,2 kilogram.

“Hal seperti ini semestinya diberikan pembinaan yang serius, jadi setelah keluar dari Lapas tidak mengulangi perbuatannya lagi bukan malah jadi bandar lebih besar,”terangnya.

Saat disinggung mengenai banyaknya peredaran narkoba yang manyoritas dikendalikan dari dalam Lapas, Irjen PolSudjarno menuturkan, mengenai hal tersebut, memang sudah menjadi rahasia umum.

Menurutnya, kepolisian tidak bisa begitu saja melakukan tindakan hukum secara langsung ke dalam Lapas, karena ada otoritas sendiri yang memang menangani masalah tersebut di Lapas.

“Untuk mengntisipasi peredaran narkoba di Lapas, Kami akan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkum HAM untuk menggelar razia rutin di dalam Lapas,”jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan Teraslampung,com, Kurniawan alias Deni (28), bandar narkoba, diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung di rumah kontrakannya di Jalan Madiyas, Kelurahan Kotabaru, Tanjungkarang Timur, pada Selasa (27/12/2016) lalu sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolda Lamung, Irjen Pol Sudjarno, mengatakan saat akan ditangkap warga Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandarlampung itu melawan dan berusaha melarikan diri. Petugas mengambil tindakan tegas, melumpuhkan Deni dengan timah panas.

“Karena ada perlawanan, petugas menembak kedua kaki tersangka Deni,”ujarnya saat menggelar ekspos di Mapolresta Bandarlampung, Jumat (30/12/2016).

Dari penangkapan tersangka, kata Sudjarno, petugas menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 3,2 kilogram, satu buah timbangan digital besar, dua buah timbangan digital kecil, dua sendok sabu-sabu.