Beranda Teras Berita Kemalaman, Pemudik Pilih Tidur di Terminal Rajabasa

Kemalaman, Pemudik Pilih Tidur di Terminal Rajabasa

529
BERBAGI

Para pemudik istirahat di pos yang disediakan di Terminal Rajabasa, Sabtu dinihari (26/7/2014). Foto: teraslampung.com/zaenal asikin
Zaenal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Meski ada jaminan keamanan dari Polda Lampung bagi para pemudik, para pemudik tujuan sejumlah daerah di Lampung takut melanjutkan perjalanan pada malam hari. Ketika tiba di Terminal Rajabasa malam hari, sejumlah penumpang lebih memilih tidur di terminal.

Para pemudik yang datang di Terminal  Rajabasa mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB dinihari,banyak yangberistirahat yakni di Posko Terpadu, Pos Pengamanan (Pospam) Polresta Bandarlampung, dan tenda Pos milik Polresta Bandarlampung serta tenda Pos lainnya yang tersedia di dalam terminal Induk Rajabasa. Mereka  melanjutkan perjalanannya padi pagi hari.

Situasi ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada ‘musim mudik’ Lebaran tahun-tahun sebelumnya para pemudik dari Pulau Jawa menuju Lampung dan beberapa daerah di Sumatera, kalau kemalaman biasanya lebih memilih tidur di Pelabuhan Bakauheni. 

Pemudik tidur di selasar Terminal Induk Rajabasa Bandarlampung. (teraslampung.com/zaenal asikin)

Mereka menganggap Pelabuhan Bakauheni lebih aman dibanding Terminal Rajabasa. Biasanya, mereka takut melanjutkan perjalanan pada malam hari melewati Lampung karena takut menjadi korban tindakan kriminal, baik selama perjalananan Bakauheni–Rajabasa maupun ketika berada di Terminal Rajabasa.

Sebelumnya, Terminal Rajabasa memang terkenal sebagai terminal paling ‘seram’ di Pulau Sumatera. Kesan seram itu karena beredarnya cerita dari mulut ke mulut tentang banyaknya aksi kejahatan di Terminal Rajabasa. 

Dulu, aksi kejahatan ‘didukung’ oleh situasi terminal yang memang kurang lampu penerangan sehingga gelap.Beberapa tahun lalu, banyak penumpang yang tiba di Terminal Rajabasa ditarik-tarik para calo, barangnya dibawa calo tanpa izin penumpang, dan banyak aksi premanisme terhadap para penumpang.

Sekarang, Terminal Rajabasa lebih rapi, lampu lebih terang, pos-pos keamanan didirikan di sejumlah sudut terminal. Polisi pun tampak berjaga-jaga di sejumlah tempat sehingga memberikan rasa aman bagi para pemudik.

Loading...