Beranda Teras Berita Tersangka Korupsi DAK Pesawaran Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi DAK Pesawaran Tidak Ditahan

170
BERBAGI

M. Zaenal/Teraslampung.com

Bandarlampung – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, tidak melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi dana alokasi khusus (DAK) Bidang Pendidikan Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2010 senilai Rp2,7 miliar atas nama Mofaje Carofeboka. Alasannya, tersangka yang disidik oleh Kepolisian Daerah (Polda) Lampung tersebut telah mengembalikan kerugian negara.

Mofaje Carofeboka merupakan satu dari tiga tersangka yang ditetapkan penyidik Polda Lampung dalam kasus tersebut, sejak disidik tersangka tidak ditahan. Berbeda dengan dua tersangka lain yakni, Isnaini Haisa Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Pesawaran dan Setiadi, sejak penyidikan keduanya telah ditahan. Keduanya juga telah divonis bersalah oleh majelis hakim, mereka tengah menjalani masa hukuman.

“Kami sudah menerima tersangka dan barang bukti dari penyidik Polda dalam rangka tahap 2, dan tersangka tidak kami lakukan penahanan dengan pertimbangan telah mengembalikan barang bukti lagipula ini kan perkara lama,” kata Kajati Lampung, Momock Bambang Samiarso, Sabtu (12/4).

Menurut mantan Kepala Biro Hukum BPKP Pusat ini, dalam perkara tersebut tersangka Mofaje memiliki peran yang tidak terlalu signifikan. Dan dalam menjalankan perannya sebagai Direktur PT Bermucaro telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp137 juta.

“Kalau tidak salah, tersangka itu telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 80 juta,” kata Momock.

Dengan pelimpahan tahap dua tersebut, jaksa harus merampungkan pra penuntutan sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Tanjungkarang.

Loading...