Kemenag Lampung Imbau ASN Salat Idul Fitri di Rumah

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Juanda Naim, mengimbau ASN di jajaran Kemenag Lampung untuk melakukan salat Idul Fitri di rumah dan tidak mudik Idul Fitri.

Hal itu disampaikan Juanda ketia memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M serta Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Pengendalian Covid-19, Senin (3/5/2021) secara virtual.

“Jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas di mana pun berada,” katanya.

Juanda mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 03 dan Nomor 04 Tahun 202, setiap daerah yang termasuk kategori zona merah dan oranye tidak boleh melakukan ibadah Ramadan dan pelaksanaan shalat Idul Fitri di lapangan terbuka dan masjid/mushala.

Menurutnya, surat edaran ini juga yang melatarbelakangi adanya kesepakatan bersama antara Gubernur Lampung, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Forkopimda, Bupati/Walikota Se-Provinsi Lampung untuk tidak melaksanakan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M. Mengingat Provinsi Lampung terdapat 11 Kabupaten/Kota termasuk kategori zona merah dan 4 Kabupaten/Kota yang merupakan kategori zona kuning”, bebernya.

“Ini juga merupakan kesempatan Menteri Dalam Negeri, Kepolisian, Menteri Agama, Gugus Covid-19, dan Menteri-menteri lainnya”, tambahnya.

Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 045.2/1665/VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H Tahun 2021, Kenaikan Isa Al Masih, dan Hari Raya Waisak dalam Situasi Pandemi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) di Provinsi Lampung yang dikeluarkan pada tanggal 29 Maret 2021.

“Semua itu dilakukan dalam rangka memberikan keselamatan, keamanan, dan perlindungan kepada masyarakat dan dalam rangka mencegah laju pertumbuhan dan perkembangan Coronavirus disease atau Covid-19 serta menghindari terjadinya cluster baru di Provinsi Lampung,” kata Juanda.

Juanda mengatakan, terjadinya peningkatan penyebaran Covid-19 di India hendaknya menjadi pengalaman berharga bagi Indonesia untuk meminimalisir peningkatan Covid-19 di Indonesia.

“Indonesia, termasuk Provinsi Lampung, terus berupaya untuk mengantisipasi perkembangan Covid-19, salah satunya adalah melakukan vaksinasi. Sudah banyak kalangan masyarakat yang telah melakukan vaksinasi Covid-19. Ini sebagai upaya memberikan kekebalan imunitas tubuh di masa pandemi,” kata dia.

Selain itu, dikatakan Juanda, seebentar lagi bulan Ramadan akan berakhir, umat Islam di Indonesia, termasuk Provinsi Lampung, akan melakukan pembayaran zakat fitrah.

“Pembayaran zakat fitrah agar dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan dan penyalurannya dilaksanakan secara door to door untuk menghindari terjadinya kerumunan di masyarakat,” katanya.

Juanda berharap partisipasi pejabat di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi, Kepala Madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, Penghulu dan Penyuluh untuk mensosialisasikan, dan mengedukasi kepada keluarga, tetangga, teman, dan masyarakat baik larangan pelaksanaan shalat Idul Fitri di Provinsi Lampung, larangan mudik, dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serta tetap menerapkan gerakan 5 M dalam masa pandemi yaitu menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi.

Turut hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Bagian Tata Usaha, Drs. H. Marwansyah, dan diikuti oleh Kepala Bidang, Pembimas, Kepala Subbagian, Subkoordinator pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala Madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Se-Provinsi Lampung.

  • Bagikan