Beranda News Nusantara Kementerian Desa PDTT Gelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa 2019

Kementerian Desa PDTT Gelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa 2019

677
BERBAGI
Menteri Desa PDTT, Eko Putra Sandjojo, pada acara sosialisasi penggunaan dana desa 2019 di Balai Latihan Masyarakat Desa Provinsi Bengkulu, hari Rabu (6/2/2019).
Menteri Desa PDTT, Eko Putra Sandjojo, pada acara sosialisasi penggunaan dana desa 2019 di Balai Latihan Masyarakat Desa Provinsi Bengkulu, hari Rabu (6/2/2019).

TERASLAMPUNG.COM — Ribuan orang yang terdiri dari para camat, kelompok tani, kader posyandu dan PAUD,aparat  pemerintah desa, petugas BUMDesa, transmigran, petambak patin dan pendamping desa menghadiri  sosialisasi penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Halaman Balai Latihan Masyarakat Desa Provinsi Bengkulu, Rabu (6/2/2019),

Sosialisasi dan pengarahan penggunaan DD disampaikan langsung oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo.

BACA: Alokasi Dana Desa pada 2019 akan Naik Dua Kali Lipat

Sekretaris Badan Penelitian Dan Pengembangan, Pendidikan Dan Pelatihan, dan Informasi (Balilatfo) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Jajang Abdullah, mengatakan kegiatan tersebut untuk membangun sinergi dengan seluruh pihak jejaring Kemendesa dengan desa, dan memastikan akses permodalan dari BUMN dalam hal ini BNI.

“Dengan kata lain, kegiatan ini adalah untuk mendekatkan para offtaker dengan desa sebagai produsen barang ekonomi. Peserta yang hadir saat ini sekitar 1.038 orang,”kata Jajang dalam laporannya.

Bupati Bengkulu Utara, Mian, saat memberi sambutan memaparkan tentang keberhasilan desa membangun di daerah yang dipimpinnya. Dengan adanya dana desa,kata Mian, sekarang antardesa terkoneksi karena infrastruktur jalan dan jembatan sudah ada.

“Dana Desa berkontribusi menurunkan angka kemiskinan hingga menjadi 11 persen. Insya Allah dua tahun mendatang mampu menurunkan angka kemiskinan hingga single digit,” katanya.

Pada kesempatan itu juga diserahkan beberapa bantuan, di antaranya bantuan KUR 200-an warga yang secara simbolis diberikan kepada 6 BUMDesa. Kemudian, bantuan bibit patin dan bantuan local ecpnomic development sebesar Rp 1,5 miliar untuk pengembangan produk emping melinjo dan pengembangan industri produk kelapa untuk Desa Bumi Makmur.

Ada pula bantuan permodalan BUMDesa untuk 10 desa yang masing-masing menerima Rp 50 juta. Bantuan lain yaitu bantuan pengembangan sarana dan prasarana desa embung desa.

TL | Riyadi Murdoko

Loading...