Kementerian Kominfo RI Beri Bimtek KIM Lampung Tengah

  • Bagikan

Supriyanto/Teraslampung.com


Direktur  Kemitraan Komunikasi,  Kementerian  Kominfo  RI  Dedet  Suryanandita
(Teraslampung.com/Supriyanto)

GUNUNGSUGIH- Dalam upaya pemberdayaan Kelompok Informasi Masyakarat (KIM), Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo RI, kerjasama dengan Pemkab Lampung Tengah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Lampung Tengah. Bimtek digelar sehari itu dikuti sekitar 80 peserta pengurus KIM dan sejumlah petugas penyuluh lapang (PPL) dari lima kecamatan di Lampung Tengah.

div class="__mango" data-placement="5690">

Dirjen IKP Freddy H.Tulung dalam sambutan tertulisnya yang di sampaikan Direktur Kemitraan Komunikasi, Kementerian Kominfo RI Dedet Suryanandita, mengatakan, sebagian besar kelompok masyarakat Indonesia masih diliputi keterbatasan dalam mengakses informasi, dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana maupun kurangnya kemampuan sumber daya manusia (SDM).

Sesuai Permen Kominfo No.8 tahun 2010, lembaga kosmos yang ada diseluruh wilayah Indonesia perlu dikembangkan dan diberdayakan. Dalam pengembangannya, seiring dengan pelaksanaan program Desa Informasi, lembaga kosmos ini diberdayakan lebih lanjut dengan menjadi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

”Sejak tahun 2009 hingga sekarang, ribuan KIM telah terbentuk, sebagian diantaranya telah diberdayakan oleh Dirjen IKP,”kata Dedet.

Ditegaskannya, sesuai peraturan Menkominfo No.22 tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM), bidang komunikasi dan informatik di kabupaten/kota, secara jelas menyebutkan Pemda untuk melaksanakan dua tugas utama, yakni melaksanakan disemenasi informasi nasional, serta mengembangkan dan memberdayakan KIM. Dua kegiatan tersebut, lanjutnya merupakan kegiatan mendatory yang wajib dilaksanakan oleh daerah. Untuk itu, Kemenkominfo secara proaktif mendorong agar dua tugas tersebut dapat dilaksanakan Pemda secara simultan.

”Cara yang ditempuh adalah memberdayakan lembaga kosmos yang ada di daerah agar mampu  menjalankan peran dan fungsi KIM sebagai wahana diseminasi informasi publik, sekaligus sebagai wahana pemberdayaan masyarakat,”katanya.

Bupati Lampung Tengah H.A.Pairin dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang SDM, Imam Saputra, mengatakan, saat ini di Lampung Tengah telah KIM telah terbentuk sebanyak 304 KIM  yang tersebar di 28 Kecamatan. ”Dengan kata lain KIM telah terbentuk di seluruh kampung yang ada di Kabupaten Lampung Tengah,”katanya.

Di era keterubkaan arus informasi saat ini, tegas Bupati, arus informasi tidak lagi dimonopoli oleh pihak tertentu saja, arus informasi menjadi terbuka luas bagi semua pihak. Setiap individu, saat ini bisa mengakses informasi dan memproduksi informasi tentang apa saja sesuai dengan yang dibutuhkan dan dinginkan. ”Tentu hal ini menguntungkan bagi masyarakat karena menjadi mudah dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan,”katanya.

Peningkatan kemampuan anggota maupun KIM dalam mengakses dan memilih sumber berita, serta bagaimana menganalisa dan memanfaatkannya, mutlak diperlukan. Bimtek yang diselenggarakan kemeterian Infokom, menjadi sangat penting, setidaknya masyarakat yang tergabung dalam KIM mendapatkan pengetahuan untuk meningkatkan kafasitasnya.

 ”Anggota KIM harus mampu secara kritis memilih sumber informasi yang diakses, lalu menganalisa informasi yang diperoleh melalui diskusi yang berpijak pada prinsip keilmuan sebelum disebarluaskan ke masyarakat atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,”katanya.  

  • Bagikan