Beranda Hukum Narkoba Kepala BNNP Lampung: 2018, Ada 3.910 Orang Jadi Napi Kasus Narkotika

Kepala BNNP Lampung: 2018, Ada 3.910 Orang Jadi Napi Kasus Narkotika

151
BERBAGI
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Brigjen Pol Tagam Sinaga
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Brigjen Pol Tagam Sinaga

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG –– Peredaran narkoba di Lampung makin mengkhawatirkan. Hal itu setidaknya terlihat dari banyaknya kasus narkoba yang terjadi di Lampung dalam 11 bulan terakhir.

“Sepanjang tahun 2018, ada 3.910 orang menjadi narapidana (napi) kasus penyalahgunaan narkoba di Provinsi Lampung. Perinciannya: 1.971 sebagai bandar atau pengedar dan 1.939 sebagai pengguna,” kata Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol Tagam Sinaga dalam acara pemusnahan barang bukti sabu-sabu di Kantor BNNP Lampung di Jalan Ikan Bawal, Kangkung, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Selasa 6 November 2018.

Brigjen Pol Tagam Sinaga menuturkan, peredaran narkotika di wilayah Lampung yang dilakukan oleh sindikat lokal maupun nasional, bisa melalui jalur manapun untuk menyelundupkan barang haram tersebut.

“Ya bisa melalui Pelabuhan, darat dan juga Bandara. Baru-baru ini yang kita ungkap, penyelundupan narkotika malah sebaliknya yakni dilakukan dari Pulau Jawa menuju Lampung. Kalau biasanya, dari Sumatera menuju ke Pulau Jawa,”terangnya.

Oleh karena itu, kata mantan Kapolresta Medan Sumatera Utara ini, seluruh lapisan masyarakat, pemerintah dan instansi terkait lainnya harus turut berperan serta dalam memberantas perdaran narkotika. Jika ada orang yang ketahuan menggunakan narkoba, maka akan langsung direhabilitasi.

“Kalau tugas BNNP Lampung, memutus jaringan dengan menangkap para pelaku serta mengenakan TPPU,”pungkasnya.

Loading...