Kepala Dispora Lamsel Bingung Jalankan Tupoksi

Bagikan/Suka/Tweet:

Iwan J Sastra/Teraslampung.com

Kepala Dispora Lampung Selatan Haryadi

Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan tampaknya harus lebih teliti dan memahami latar belakang pendidikan serta kemampuan yang dimiliki para pegawai negeri sipil (PNS) yang akan diberikan tugas jabatan sebagai kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Lampung Selatan.

Jika tidak, maka Kepala SKPD yang ditempatkan di satuan kerja (satker) yang tidak sesuai dengan jalur pendidikan serta kemampuan yang dimiliki, pastinya akan mengalami nasib sama seperti  yang dirasakan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamsel Haryadi yang hingga kini masih bingung untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai Kepala Dispora Lamsel, lantaran ia tidak memiliki skill (kemampuan, red) di bidang tersebut.

Haryadi mengaku, selain tidak memiliki kemampuan di bidang kepemudaan dan olahraga, kebingungannya untuk menjalankan tupoksi sebagai Kepala Dispora Lamsel ini juga, dikarenakan tidak adanya dukungan serta kemampuan yang dimiliki para pegawai yang berdinas di kantor yang dipimpinnya itu.

“Hampir sebagian pegawai di Dispora Lamsel sekarang ini, semuanya masih belum memahami tentang program kegiatan yang ada. Sebab, kebanyakan pegawainya merupakan pindahan dari dinas lain. Artinya, jangankan saya, anak buah saya aja masih banyak yang bingung mau menjalankan program apa,” ujar Haryadi kepada sejumlah wartawan, saat ditemui di ruang staf ahli bupati, di Kantor Bupati Lamsel, Rabu (16/9).

Haryadi menuturkan, jika ia harus memilih antara menjalankan program kepemudaan dan olaharaga dengan program pelayanan keluarga berencana (KB), maka yang akan dipilih adalah program KB. Sebab,menurutnya, kemampuan yang dimiliki memang cenderung memahami soal pelayanan keluarga berencana (KB), seperti saat dia berdinas di Kantor BPPKB Lampung Selatan beberapa tahun lalu.

“Jujur saja, saya masih bingung di Dispora ini, tapi kalau untuk urusan program kegiatan pelayanan KB saya paham, karena saya memang dulu tugasnya di Dinas BPPKB,” katanya.