Beranda Hukum Kepergok Curi Sepatu, Warga Kotabumi Tewas Dihakimi Massa

Kepergok Curi Sepatu, Warga Kotabumi Tewas Dihakimi Massa

224
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com 

Ilustrasi

BANDARLAMPUNG-Pelaku pencurian dengan pemberatan, Haris (49) warga Kotabumi, Lampung Utara tewas dihakimi massa saat melakukan pencurian dirumah milik Abudzar Al Ghifari seorang konsultan di Jalan Pulau Damar, Gang Kecapi, Kelurahan Way Kandis, Tanjung Senang, Bandarlampung, Selasa (9/6) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

Kapolsekta Kedaton, Kompol Handak Prakasa Qalbi membenarkan adanya kejadian pencurian tersebut, pelaku pencurian diketahui bernama Haris (49) warga Kotabumi, Lampung Utara tewas dihakimi massa karena kepergok mencuri sepasang sepatu di rumah milik konsultan, Abudzar Al Ghifari di daerah Way Kandis, Tanjung Senang.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku. Setibanya dilokasi kejadian, kondisi pelaku mengalami luka cukup serius disekujur tubuhnya akibat dihajar oleh massa. Saat itu juga, petugas langsung melarikan pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda untuk diberikan perawatan medis.

“Dilokasi kejadian, petugas langsung melakukan olah TKP. Namun dilokasi itu kondisinya sudah di bersihkan oleh massa sebelum petugas datang. Jadi tidak ada lagi ditemukan barang bukti lain, petugas sempat mendapati sedikit adanya bercak darah hanya itu saja. Untuk barang bukti yang diamankan, sepasang sepatu milik korban yang dicuri sama pelaku,”kata Handak kepada wartawan saat ditemui diruangannya, Selasa (9/6).

Handak Prakasa Qalbi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, saat menjalankan aksi pencurian pelaku Haris tidak sendiri melainkan bersama salah seorang rekannya diketahui berinisial HM yang berhasil lolos melarikan diri dari kejaran warga. Keduanya mengendarai sepeda motor, pelaku HM menunggu diluar pagar dan duduk diatas motor untuk mengawasi keadaan sekitar. Sementara pelaku Haris yang masuk kerumah milik Abudzar untuk mencuri barang-barang berharga dirumah tersebut.

“Saat pelaku Haris masuk kedalam rumah korban, pelaku ini ketahuan oleh pemilik rumah mencuri sepasang sepatu senilai Rp 800 ribu. Sehingga pemilik rumah meneriaki pelaku maling, pelaku berusaha melarikan diri dengan melompati pagar rumah. Teriakan korban ini, mengundang warga sekitar yang mengejar dan mengepungnya dan pelaku Haris dapat ditangkap oleh warga dan langsung menghajarnya beramai-ramai,”ujarnya.

Massa yang ramai mendatangi lokasi TKP, sambung Handak, karena geram dan kesal dengan ulah pelaku saat itu juga massa langsung menghakimi pelaku hingga mengalami luka disekujur tubuhnya akibat hantaman benda tumpul. Pelaku sempat diamankan, namun pelaku sudah tidak sadarkan diri akibat dihajar oleh massa.

“Pelaku Haris, akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 06.30 WIB meski sempat diberikan perawatan di RS Bhayangkara. Kalau luka yang cukup parah, dibagian kepala yang disebabkan akibat hantaman benda tumpul mungkin itu yang membuat pelaku hingga akhirnya meninggal dunia,”jelasnya.

Ditambahkannya, karena RS Bhayangkara tidak memiliki ruang pemulsaran dan penyimpanan jenazah, jasad pelaku kemudian dibawa petugas ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM).

“Jasad pelaku sudah diambil dan dibawa oleh pihak keluarganya, sekitar pukul 12.30 WIB dari RSUAM untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kotabumi, Lampung Utara,”tandasnya.

Loading...