Kepergok Curi Sepeda Motor, Sopir Angkot Babak Belur Dihajar Massa

Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin/teraslampung.com


Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsekta Tanjungkarang Timur, AKP Edy Sutrisno saat berikan ketetangan penangkapan tetsangka Ariansyah pelaku curanmor yang babak belur dihajar massa, Selasa (24/11.

BANDARLAMPUNG – Pelaku pencurian kendaraan bermotor, Ariansyah (25) sopir angkot babak belur dihajar massa. Warga Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton ini, kepergok mencuri motor di sebuah rental Play Station (PS) di Jalan Perintis Kemerdekaan, pada (23/11) sekitar pukul 22.00 WIB.

Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsekta Tanjungkarang Timur, AKP Edy Sutrisno mengatakan, tersangka Ariansyah ini adalah sopir angkot jurusan Tanjungkarang-Rajabasa yang kepergok mencuri motor Yamaha Vixion warna hitam BE 3986 CM milik Deni Sebastian (20) warga Jalan Mangkubumi,
Kelurahan Gunung Agung, Langkapura, Bandarlampung.

“Aksi tersangka, dipergoki langsung oleh pemiliknya. Massa langsung memukuli tersangka hingga babak belur,”kata Edy kepada wartawan, Selasa (24/11).

Dari lokasi kejadian perkara, kata Edy,  petugas menyita barang bukti sepeda motor milik korban dan sepeda motor  Yamaha Bison BE 2124 MA yang digunakan tersangka saat akan melakukan aksi pencurian.

Edy menuturkan, tersangka Ari  melakukan pencurian motor di didepan rental Play Station (PS) di Jalan perintis Kemerdekaan bersama seorang temannya berinisial AR (DPO). Sebelum melakukan aksinya, tersangka Ari dan AR berkeliling menggunakan sepeda motor mencari target sasaran
pencurian.

Kedua tersangka melihat motor Yamaha Vixion milik Deni yang sedang terparkir di depan rental Play Station. Ketika itu, Deni pemilik motor sedang bermain Play Station. AR turun dari motor dan mendekati motor Deni, sementara Ari menunggu diatas motor dengan mengawasi keadaan
sekitar.

“Pada saat AR merusak motor pakai kunci letter T, Deni memergoki aksi tersangka. Saat itu juga Deni langsung meneriaki maling, hingga mengudang massa sekitar dan mengejar tersangka,”ujarnya.

Menurut Edy, tersangka AR berhasil kabur melarikan diri dari kepungan massa, sedangkan Ari yang berada diatas motor tidak sempat melarikan diri. Massa memegang Ari tidak jauh dari lokasi kejadian, Ari mengaku dan pura-pura tidak kenal dengan AR.

Massa yang tidak mempercayai pengakuan Ari, lanjut Edy, saat dilihat dari rekaman CCTV yang ada rental PS itu, diketahui tersangka Ari sengaja datang ketempat itu bersama AR untuk mencuri motor.

“Massa yang geram, langsung menghajarnya Ari hingga babak belur. Mendapat informasi kejadian itu, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian perkara dan mengamankan Ari dari amukan massa lalu membawa Ari ke Mapolsekta,”ungkapnya.

Dari keterangan tersangka, Edy mengutarakan, tersangka mengakui baru sekali terlibat aksi pencurian motor. Namun, Edy menduga tersangka Ari lebih dari satu kali melakukan pencurian motor bersama rekannya AR (DPO), kasus ini masih dalam penyelidikan untuk dikembangkan mengungkap TKP lainnya.

“Kami masih melacak keberadaan AR yang berhasil kabur, sebab AR ini adalah pelaku utama yang memetik langsung motor Deni,”terangnya.