Beranda Hukum Kriminal Kepergok Mencuri, Wanita Lajang Residivis Narkoba Dibekuk Warga

Kepergok Mencuri, Wanita Lajang Residivis Narkoba Dibekuk Warga

78
BERBAGI

Zainal Asikin | teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Seorang wanita lajang berinisal ST alias Mery (27), ditangkap oleh warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Tanjung Gading, Bandarlampung karena kepergok tengah melakukan aksi pencurian, pada rabu (17/1/2018). Tersangka yang merupakan warga Kedaton, Bandarlampung tersebut, seorang residivis kasus narkoba tahun 2008.

“Tersangka ST alias Mery ini, merupakan spesialis pencuri rumah kosong dan tersangka juga seorang residivis kasus narkoba. Tersangka berhasil ditangkap warga, karena aksi pencurian yang dilakukannya dipergoki langsung oleh pemilik rumah,”kata Wakasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Iptu Nawardin, Kamis (18/1/2018).

Nawardin mengungkapkan, awalnya tersangka ST alias Mery masuk ke rumah salah satu warga yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Tanjung Gading, Bandarlampung, pada Rabu (17/1/2018) lalu. Tersangka mengira, kalau rumah yang menjadi target sasaran aksi pencuriannya itu dalam keadaan kosong atau sudah tidak berpenghuni lagi.

“Tersangka masuk ke rumah korban, melalui pintu depan yang sedang tidak terkunci. Setelah berada di dalam, tersangka langsung beraksi mengambil satu unit laptop dan ponsel,”ujarnya.

Saat tersangka hendak keluar rumah dan berusaha kabur membawa barang hasil curian itu, lanjut Nawardin, aksinya dipergoki oleh pemilik rumah dan saat itu juga pemilik rumah langsung meneriaki tersangka “Maling”. Teriakan korban didengar oleh warga sekitar, saat itu juga warga langsung berdatangan dan menangkap ST. Petugas yang mendapat informasi tersebut, langsung mendatangi lokasi TKP mengamankan tersangka bersama barang bukti hasil curian.

“Modusnya tersangka berpura-pura bertamu, padahal sebelumnya tersangka sudah memantau terlebih dulu rumah yang menjadi target sasaran pencuriannya. Setelah dipastikan kosong, barulah tersangka beraksi,”ungkapnya.

Dihadapan petugas dan awak media tersangka ST alias Mery mengaku, terpaksa melakukan pencurian dengan alih-alih karena terdesak kebutuhan ekonomi untuk keperluan sehari-hari, dan juga lantaran tidak memiliki pekerjaan.

“Saya nekat mencuri, karena saya lagi perlu uang banget pak untuk beli keperluan sehari-hari dan juga untuk jalan pergi main.”ucapnya.

Diakuinya, bukan kali ini saja ia berurusan dengan aparat kepolisian. Sebelumnya, dirinya juga pernah menjalani hukuman pidana penjara karena menggunakan narkoba pada tahun 2008 silam.

“Saya belum menikah, selepas menjalani hukuman sampai sekarang saya menganggur dan masih ikut orangtua. Saya kapok dan nyesel pak, saya nggak mau lagi masuk penjara,”ungkapnya sembari menyesali perbuatannya.

[socialpoll id=”2482665″]