Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kerangka Manusia dalam Karung di Way Pangubuan Diduga Korban Pembunuhan

Kerangka Manusia dalam Karung di Way Pangubuan Diduga Korban Pembunuhan

296
BERBAGI
Polisi dari Polres Lampung Utara mengevakuasi tulang belulang manusia di dalam karung yang ditemukan di pinggir Sungai Way Pangubuan, Lampung Utara.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Polres Lampung Utara menduga tulang belulang manusia yang ditemukan dalam karung di pinggir sungai (Way) Pengubuan, Desa Sinarogan, Abung Selatan, Lampung Utara, Selasa (2/10/2018) merupakan korban pembunuhan.

Dugaan ini berdasarkan kondisi tulang belulang yang belakangan diketahui berjenis kelamin laki – laki dan berusia di antara 25 – 30 tahun. Saat ditemukan, kedua tangan korban dalam kondisi terikat dan dimasukan ke dalam karung.

Kendati telah memperkirakan tulang belulang manusia ini kemungkinan merupakan korban pembunuhan, namun pihak kepolisian hingga kini belum dapat mengetahui identitas sebenarnya dari pemilik tulang belulang tersebut.

‎”Dugaan awal kerangka manusia yang ditemukan di Desa Sinarogan merupakan hasil perbuatan kejahatan atau tindak pidana. Indikasinya dilihat dari terikatnya kedua tangan korban dan ditemukan di dalam karung plastik yang selanjutnya dibuang ke sungai,” papar Kapolres AKBP Eka Mulyana melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim), AKP Donny Kristian Bara’langi, Rabu (3/10/2018).

Menurut ‎Donny, tulang belulang manusia yang menggemparkan warga sekitar itu telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum H.M.Ryacudu, Kotabumi. Pengevakuasian ini ditujukan untuk mencari penyebab kematian dari korban.

‎”Kami akan berkoordinasi dengan dokter forensik RSU Ryacudu untuk membantu identifikasi terkait penyebab kematian dari mayat tersebut karena kondisi mayat sudah rusak dan tinggal tulang,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada warga Lampung yang merasa kehilangan salah seorang kerabat mereka untuk segera melaporkan ke polisi atau langsung menuju ke RSU H.M. Ryacudu, Kotabumi untuk memastikan apakah mayat tersebut anggota keluarganya atau bukan.

“Ciri korban diperkirakan memiliki tinggi badan antara 158 cm – 160 cm dan berusia 25 – 30 tahun. Pakaian yang dikenakan kaos bermotif garis – garis warna biru, kuning, dan hitam, celana panjang warna hitam, celana dalam pendek dasar warna hitam,” jelasnya.‎

Tulang belulang manusia ditemukan dalam sebuah karung plastik yang terapung di pinggiran Way Pungubuan, Dusun Gunung Batu, Desa Sinar Ogan, Abung Selatan, Lampung Utara, Selasa (2/10/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.
Melihat dari kondisi kerangka manusia tersebut, kuat dugaan yang bersangkutan merupakan korban pembunuhan dan sengaja dibuang ke sungai untuk menghilangkan jejak.

Karung plastik berukuran besar yang berisikan kerangka manusia ini pertama kali ditemukan oleh empat warga Dusun Tanjungharapan.

Keempatnya ialah Edi Santoso (30), Dandi Irawan (27), Iskandar (30), Lindra (26). Saat itu keempatnya hendak mencari keong yang biasanya banyak hidup di aliran sungai tersebut.

Sesampainya di lokasi penemuan kerangka manusia tersebut, mereka melihat karung plastik mengapung di pinggir sungai. Karung plastik itu tersangkut di batang pohon.

“Saat melihat karung itu, kami langsung berusaha mengambilnya karena kebetulan kami tidak membawa karung,” kisah Edi.

Loading...