Beranda Hukum Kriminal Keributan Pengemudi Gojek Vs Pengojek Pangkalan, Polisi Bekuk Pelaku Penusukan

Keributan Pengemudi Gojek Vs Pengojek Pangkalan, Polisi Bekuk Pelaku Penusukan

599
BERBAGI

Zainal Asikin |Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, bergerak cepat melakukan penangkapan pelaku penusukan terhadap sopir angkot, Anggiat Sipahutar alias Ucok (40) saat terjadinya keributan antara Go-Jek, Ojek Konvensional Pokbal dan sopir Angkot di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, pada Jumat (27/10/201) siang kemarin.

Pelaku penusukan yang ditangkap tersebut adalah seorang driver Go-Jek bernama Edi Yulianto (32), warga Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat. Polisi menangkap tersangka di Jalan Pangeran Tirtayasa, Tanjungkarang Timur, Sabtu (28/10/2017) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

“Tersangka Edi berhasil ditangkap petugas, di tempat persembunyiannya di daerah Tanjungkarang Timur Sabtu pagi tadi atau kurang lebih sekitar 10 jam dari peristiwa penusukan terhadap korban sopir angkot,”kata Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono didampingi Kasat Reskrim, Kompol Harto agung Cahyono, Sabtu (28/10/2017).

Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan, penangkapan tersangka Edi, setelah petugas menggali keterangan dan pulbaket di lapangan dan mendapati identitas pelaku penusukan tersebut. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka.

“Dari penangkapan tersangka, petugas menyita barang bukti pakaian milik korban dan tersangka, lalu sebilah senjata tajam pisau beserta sarungnya yang digunakan tersangka Edi untuk menusuk korban,”ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Murbani, tersangka menusuk korban lantaran kesal saat melihat adiknya, Andi mengalami luka di wajahnya, setelah dipukul dengan batu oleh korban saat terjadi keributan di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame.

“Pada saat itulah, tersangka mendatangi korban dan langsung menusuk perut korban dengan senjata tajam pisau,”terangnya.

Mantan Kapolres Banyumas, Jawa Tengah ini juga menghimbau, seluruh jasa angkutan transportasi baik Go-Jek, sopir angkot maupun ojek konvensional (pangkalan) agar selalu menjaga kondusifitas dan keamanan di wilayah Bandarlampung. Setelah adanya peristiwa tersebut, jangan sampai kejadian serupa terulang kembali kedepannya. Pihaknya akan menindak tegas, jika kejadian tersebut terulang kembali.

“Masyarakat juga harus berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas, jika melihat adanya keributan agar segera diredam dan segera laporkan kepada petugas setempat,”pungkasnya

Loading...