Beranda News Anakidah Kernet Angkot Ini Mainkan Peran Berbeda saat Memeras dan Intimi Korbannya

Kernet Angkot Ini Mainkan Peran Berbeda saat Memeras dan Intimi Korbannya

274
BERBAGI
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya saat berikan keterangan terkait modus pemerasan dan mengintimi korban yang dilakukan tersangka Arya.

Zainal Asikin| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengutarakan, tersangka Arya yang kesehariannya bekerja sebagai kernet angkot ini, memeras dan menyetubuhi korban berinisal M (20) sebanyak tiga kali. Saat menjalankan aksinya, tersangka Arya berperan menjadi orang yang berbeda-beda.

Awalnya, tersangka Arya berperan sebagai agensi model dengan membuat akun facebook palsu memasang foto dan nama seorang wanita. Setelah mendapatkan foto-foto bugil korban, Arya mengancam korban akan menyebarkan foto-foto bugilnya jika tidak menyerahkan uang yang dimintanya.

SIMAK: Ancam Sebar Foto Bugil, Arya Peras dan Intimi Wanita Muda

“Arya meminta uang kepada korban, lalu menyuruh korban untuk kencan dengan orang yang diutusnya. Jika korban tidak mau, Arya mengancam akan menyebarkan foto bugilnya,”kata Dery kepada wartawan, Rabu (20/7/2016).

Karen ketakutan foto vulgarnya disebar, kata Dery, korban menuruti dan menyanggupi permintaaan dan kemauan tersangka untuk bertemu dengan orang yang diutus Arya. Padahal, orang yang diutus tersebut, adalah Arya sendiri namun korban tidak mengetahuinya.

“Korban mengira, laki-laki itu adalah orang utusan wanita sebagai agensi model yang dihubungi korban melalui facebook dan BlackBerry Messenger (BBM). Lalu Arya mengencani korban di penginapan dan meminta uang,”ujarnya.

BACA: Diimingi-imingi Jadi Model, Enam Wanita Kirimi Foto Bugil kepada Kernet Angkot

Dikatakannya, setelah menyetubuhi dan mendapatkan uang dari korban, Arya kembali menghubungi korban memakai nomor telepon berbeda. Arya mengaku bernama Dian, yakni sebagai kekasih dari laki-laki yang ditemui korban di penginapan. Arya mengancam dan meminta uang kepada korban, jika korban tidak mau Arya akan menyebarkan foto bugil tersebut.

“Arya yang mengaku sebagai Dian ini, kembali memeras dan menyetubuhi korban karena telah berkencan dengan pacaranya,”ungkapnya.

Korban tidak mengetahui, bahwa yang telah menghubunginya tersebut adalah Arya. Kemudian Arya dan korban, bertemu kembali di sebuah penginapan. Korban masih tidak mengetahui lelaki tersebut Arya, yakni orang yang menghubungi pertamakali menggunakan akun facebook wanita sebagai agensi model.

SIMAK: Kernet Angkot Ini Mainkan Peran Berbeda saat Memeras dan Intimi Korbannya

“Di penginapan itu, Arya kembali menyetubuhi dan memeras korban,”terangnya.

Setelah mendapatkan uang yang kedua kalinya, Arya kembali memeras korban. Namun aksi yang ketiga, peran Arya mengaku sebagai kakak Dian dengan ancamannya tetap sama akan menyebarkan foto bugilnya korban.

“Korban merasa curiga karena selalu dimintai uang, korban melaporkannya ke polisi. Hasil penyelidikan petugas, semua perbuatan tersebut dilakukan Arya sendiri. Hanya modusnya saja berganti-ganti peran,”ungkapnya.