Beranda Teras Berita Kesadaran Zakat Profesi PNS Lamsel Masih Rendah

Kesadaran Zakat Profesi PNS Lamsel Masih Rendah

214
BERBAGI
Iwan J Sastra/Teraslampung.com
Rapat Baznasda Kabupaten Lampung Selatan membahas zakat profesi di  Aula Rajabasa Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa, 12 Agustus 2014. (Teraslampung.com/Iwan Sastra)
KALIANDA – Perolehan Zakat profesi
yang dihimpun dari para Pegawai Negri Sipil (PNS) di Kabupaten Lampung Selatan
dinilai masih jauh dari harapan Badan Amil Zakat Nasional Daerah (Baznasda)
Kabupaten Lamsel.
Itu dibuktikan dari masih
sedikitnya dana zakat profesi yang diterima oleh Baznasda Lamsel dari
masing-masing pengurus Baznas kecamatan dalam setiap bulannya.
“Jika seluruh PNS Lamsel sadar
akan kewajibannya membayar zakat profesinya, dipastikan dana zakat profesi yang
terhimpun dari masing-masing Baznas kecamatan jumlahnya bisa mencapai Rp300
juta-an,” ujar Ketua Baznasda Lamsel Ir. Sutono, MM, kepada Teraslampung.com, Selasa (12/8).
Menurut Sutono, zakat profesi
adalah zakat atas penghasilan yang diperoleh dari pengembangan potensi diri
yang dimiliki seseorang dengan cara yang sesuai syariat, seperti upah kerja
rutin.
           
“Saat ini zakat profesi yang
diterima Baznasda Lamsel dari para PNS yang sadar untuk membayar zakat
profesinya secara rutin baru sekitar Rp55 jutaan. Artinya, jumlah tersebut
masih sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah PNS yang ada di kabupaten ini
(Lamsel, red),” terangnya.
           
Dijelaskannya, besaran zakat
profesi yang harus dikeluarkan oleh para PNS sebenarnya relatif kecil nilainya
yakni hanya 2,5 persen, dan itu tidak seberapa dibanding dengan penghasilan
atau pendapatan yang diperoleh oleh PNS.            
           
“Jadi sangat ringan sekali
tidak sampai memberatkan seseorang. Namun entah mengapa, ternyata masih banyak
PNS yang masih enggan membayarkan zakat profesinya,” jelasnya.
           
Meski masih kecilnya zakat profesi
yang dihimpun, lanjut Sutono, itu tidak mematahkan semangat pemerintah daerah
untuk terus mengingatkan para pegawai akan kewajiban membayar zakat profesi.
           

“Imbauan untuk membayar zakat
profesi ini sebenarnya sudah seringkali diedarkan oleh Baznasda. Bahkan, selalu
diingatkan kepada para PNS dalam setiap kesempatan. Tapi memang kesadaran para
PNS saja yang masih rendah,” pungkasnya.
Loading...