Kesbangpol Lampung Utara akan Sambangi Gereja ‘Berkedok’ Ruko

    189
    BERBAGI

    Feaby/Teraslampung.com

    Puluhan warga menggerebek gereja yang berada di sebuah ruko di Jl. Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kotabumi, 5 Juli 2015 lalu.

    KOTABUMI–Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lampung Utara (Lampura) menyatakan bakal menyambangi Gereja Bethel Indonesia (GBI) yang ‘berkedok’ ruko di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara, Kotabumi.

    “Dalam waktu dekat ini, kami akan Sidak ke lokasi tersebut (GBI),” kata Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Badan Kesbangpol, Syahdar Manaf, di kantornya, Selasa (28/7).

    Dalam kunjungan yang bertujuan untuk meninjau langsung lokasi GBI yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari rumah dinas Bupati Agung Ilmu Mangkunegara tersebut, Syahdar mengatakan akan melibatkan pihak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampura.

    “Kalau memang tak berizin, tentunya, kami akan meminta pihak GBI menghentikan sementara aktivitasnya selama izinnya belum terbit,”

    Sebelumnya, Wakil Ketua II DPRD Lampura, M. Yusrizal mengimbau Pemkab untuk bersikap tegas sesuai aturan dalam persoalan rumah ibadah yang tak berizin di wilayahnya.

    “Kalau (rumah ibadah) itu memang tak berizin, Pemkab harus menghentikan sementara aktivitas mereka sesuai aturan,” kata M. Yusrizal, Minggu (26/7).

    Menurut politisi besutan mantan Presiden SBY itu, langkah tegas sesuai peraturan ini harus dilakukan untuk menjaga wibawa Pemkab selaku perpanjangan tangan Pemerintah pusat dalam menegakkan peraturan di daerah. Karena aturan yang dibuat oleh Pemerintah pusat ini sejatinya setiap peraturan yang telah dibuat bertujuan baik untuk mengatur dan menciptakan keseimbangan di seluruh sendi kehidupan masyarakat.

    “Selain untuk menjaga wibawa Pemerintah, langkah tegas ini juga untuk mencegah atau meminimalisir adanya potensi konflik yang dapat terjadi dalam perkara ini,” tandasnya.

    Bapak dua anak itu juga mengkritik kebijakan Camat Kotabumi dan Lurah Gapura yang mengeluarkan surat keterangan pembinaan iman kepada pihak GBI. Karena kedua pejabat dimaksud sama sekali tidak berhak mengeluarkan surat seperti itu bagi rumah ibadah.

    “Harusnya mereka paham dengan tugas pokok dan fungsinya masing – masing. Yang berhak mengeluarkan surat seperti itu hanya Bupati!,” tegas politisi muda berbakat ini.

    Diketahui, pada Minggu (5/7) sekitar pukul 19:05 WIB, sejumlah warga Kelurahan Gapura, Kecamatan Kotabumi mendatangi sebuah rumah ibadah yang belakangan diketahui bernama GBI lantaran belum memiliki izin mendirikan ibadah.‎

    Loading...