Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kesehatan Menurun, Terdakwa Kasus Korupsi BOK Lampura Dirawat di RSUD Ryacudu

Kesehatan Menurun, Terdakwa Kasus Korupsi BOK Lampura Dirawat di RSUD Ryacudu

1084
BERBAGI
Kadis Kesehatan Lampung Utara, Maya Metissa
Kadis Kesehatan Lampung Utara, Maya Metissa

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Lantaran kondisi kesehatannya menurun, mantan Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara Lampung Utara, Maya Metissa, menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi sejak Senin (5/10/2020). Maya saat ini berstatus terdakwa  dalam dugaan perkara korupsi Bantuan Operasional Kesehatan 2017 – 2018 senilai Rp 2,1 miliar.

“Beliau (MM) dirawat di RSUD Ryacudu sejak kemarin,” kata Pelaksana Tugas Direktur RSUD H.M.Ryacudu Kotabumi, Syah Indra Husada Lubis, Selasa (6/10/2020).

Ia menjelaskan, hasil diagnosa atas yang bersangkutan diketahui terdapat infeksi. Dugaannya MM mengidap penyakit tifus. MM dirawat di ruangan VIP C dengan pengamanan ekstra ketat. Pengamanan dilakukan oleh pihak kepolisian dan pihak keamanan RSUD.

“Dirawat sampai kapan, ya tergantung kondisi kesehatan beliau,” tuturnya.

Maya Metissa ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Bantuan Operasional Kesehatan tahun 2017 dan 2018. ‎Total kerugian akibat perbuatannya mencapai Rp2,1 Miliar.

“Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara, Maya Metissa ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus BOK 2017 dan 2018,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Atik Rusmiyati usai ‎penetapan dan penahanan Maya Metissa, Rabu (26/8/2020).

Menurut Atik, yang bersangkutan melakukan pemotongan sebesar 10 persen dalam penyaluran BOK tahun 2017 dan 2018. Total BOK yang dikelola pada dua tahun tersebut mencapai Rp32 Miliar.

“Total dananya mencapai Rp32 Miliar. Pemotongannya sebesar 10 persen,” jelasnya.

Loading...