Beranda BOLA Euro Ketajaman Ronaldo Diuji saat Portugal Lawan Islandia

Ketajaman Ronaldo Diuji saat Portugal Lawan Islandia

335
BERBAGI
Infografi kekuatan Ronaldo dan Portugal (standard.co.uk)

Ayid Suyitno PS

AyidCRISTIANO Ronaldo menjadi pemain paling fenomenal di Piala Eropa 2016. Itu karena pencapaian karirnya bersama Real Madrid. Ia tiga kali memenangkan Ballon d’Or alias Pemain Terbaik Dunia.

CR7, Ronaldo dijuluki, adalah salah satu pemain andalan Portugal yang dilatih Fernando Santos saat ditantang tim debutan Islandia pada pertandingan Grup F Piala Eropa 2016 di Stade Geoffroy-Guichard, Saint Etienne, Prancis, Rabu (15/6) mulai pukul 02.00 WIB.

Ketajaman Ronaldo, tentu saja, dengan bantuan dan kerja sama para rekannya di Tim Seleccao, harus dibuktikan dalam menjebol gawang Islandia. Yang menurut Santos tidaklah mudah. Santos menilai Islandia adalah lawan berat, sehingga ia meminta pasukannya bermain ekstra ketat jika tidak ingin terpeleset dengan hanya imbang, apalagi kalah.

Ronaldo sendiri siap menjadi algojo kemenangan Portugal. Seperti biasa dilakukannya di Madrid. Ia juga mengaku sudah mempelajari secara seksama permainan Islandia yang hanya berpenduduk 300 ribu orang, terutama kelemahan lini pertahanannya.

“Kami akan tampil prima. Kami siap menunjukkan permainan terbaik kami sebagai tim yang diunggulkan. Namun, kami mewaspadai Islandia. Kami telah belajar dari pengalaman bahwa setiap lawan yang kami hadapi harus dianggap kuat. Hal yang membuat kami selalu fokus dalam permainan,” kata Ronaldo.

Prediksi memang menjagokan Ronaldo dan kawan-kawan sebagai pemenang laga ini. Bahkan, dengan menang besar. Karena Islandia dianggap tim underdog dalam grupnya.

Sebagai tim pendatang baru di Euro, pasukan yang ditangani pelatih asal Swedia, Lars Lagerback, dinilai akan demam panggung. Meski secara pemain rata-rata berpengalaman di banyak liga di Benua Biru. Secara timnas memang kurang jam terbang.

Lagerback yakin timnya akan tampil bagus. Dibuktikan dengan menyingkirkan ‘raksasa’ Belanda untuk ke Prancis dengan dua kemenangan 1-0 dan 2-0 pada fase penyisihan. Islandia kemudian menjadi runner up klasemen akhir Grup A di bawah Republik Ceko dan di atas Turki.

“Pengalaman bermain di penyisihan grup yang kami jalani adalah hal yang berharga. Kami dimatangkan untuk bisa melaju ke Prancis. Jadi, kesempatan untuk bisa berprestasi seperti saat ini tidak akan kami sia-siakan,” tegas Lagerback.

“Portugal tim hebat yang punya nama besar. Sudah malang melintang di kompetisi Eropa dan Dunia. Namun, bukan berarti tidak bisa dikalahkan. Kami meyakini hal itu,” tandasnya.

Prakiraan Pemain:
Portugal (4-3-3): Patricio — Vieirinha, Bruno Alves, Pepe, Eliseu; Moutinho, Pereira, A. Silva; Nani, Eder, Ronaldo.
Islandia (4-4-2): Haldorsson — Saevarsson, R. Sigurdsson, Ingason, Skulason; Gunnarsson, Gudmundsson, Bjarnason, G. Sigurdsson; Sigborsson, Finnbogason.