Beranda Views Kisah Lain Ketika Gubernur Ridho Melantik Mantan Gurunya sebagai Kepala Sekolah

Ketika Gubernur Ridho Melantik Mantan Gurunya sebagai Kepala Sekolah

430
BERBAGI
Gubernur Ridho Ficardo foto bersama Ngimron Rosadi, mantan gurunya yang baru dilantiknya sebagai Kepala SMAN 15 Bandar;lampung.

TERASLAMPUNG.COM — Di antara para kepala sekolah SMA-SMK yang dilantik Gubernur Lampung Ridho Ficardo di Balai Keratun, Jumat (28/4/2017) ada satu kepala sekolah yang paling berkesan bagi Gubernur Ridho. Dia adalah Drs.Ngimron Rosadi,M.Pd, guru Gubernur Ridho Ficardo saat bersekolah SMA Al Kausar Bandarlampung.

“Pak Ngisrom ini dulu guru saya,” kata Ridho, menunjukkan raut bajah bangga saat wartawan memotretnya bersama Ngimro.

Sore itu Ngimron dilantik oleh Gubernur Ridho Ficardo sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 15 Bandarlampung.

Ngimron Rosadi sendiri tidak bisa menyimpan rasa bangganya yang melantik adalah mantan murid yang kini menjadi orang nomor satu di Lampung.

“Saya sangat tidak menyangka. (Rasanya) kemarin saya masih jadi gurunya. Sekarang malah Ridho yang melantik saya. Awalnya agak kikuk, tapi ya saya bangga,” katanya.

Ngimron Rosadi mengatakan bahwa pendidikan di Provinsi Lampung saat ini sudah sangat bagus.

“Saat ini Lampung sedang berkembang pesat pembangunanya, begitu juga pendidikannya. Harapan saya pendidikan di Lampung bisa lebih maju lagi, menjadi nomor satu di sumatera dan dapat bersaing dengan yang di Pulau Jawa,” katanya.

Ngimron dilantik bersama 246 kepala sekolah SMA-SMK se-Lampung dan sejumlah pejabat Pemprov Lampung.

“Semoga seluruh ASN yang dilantik hari ini dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin untuk memajukan daerah. Saat ini SMA/SMK/MA berada dibawah naungan Provinsi Lampung. Untuk itu saya mengucapkan selamat datang kepada bapak/ibu. Jangan merasa asing, karena kami menyambut bapak/ibu sebagai anggota baru kami,” kata Ridho Ficardo.

Pelantikan 247 kepala sekolah tersebut mengacu kepada SK Gubernur Lampung No. 821.23/303/VI.04/2017 tanggal 27 April 2017. Sedangkan kepala sekolah yang dilantik akan bertugas di kabupaten/kota di Provinsi Lampung, kecuali kabupaten yang saat ini masih dalam tahap evaluasi dari tim kompetensi dinas pendidikan, yaitu Mesuji, Tulang Bawang, Waykanan, dan Pesisir Barat.