Beranda News Pers Ketua AJI Indonesia: AJI Bandarlampung Membanggakan, Media di Lampung Sehat

Ketua AJI Indonesia: AJI Bandarlampung Membanggakan, Media di Lampung Sehat

389
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ketua AJI Indonesia, Suwarjono (Foto: Iman D Nugroho)

BANDARLAMPUNG – Ketua Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI Indonesia), Suwarjono membuka, acara Konferensi Kota (Konferkot) VII AJI Bandarlampung di Aula PKBI di Jalan Abdi Negara, Telukbetung Utara Bandarlampung, Sabtu (30/4/2016).

Dalam sambutannya Suwarjono mengungkapkan, dirinya sangat berkesan menghadiri Konferta VII Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung merupakan AJI yang benar-benar profesional dan sehat, baik dari segi keanggotaan serta dari sisi administrasi.

“AJI Bandarlampung sangat spesifik, karena sebagian besar anggota dari AJI Bandarlampung bekerja di media arus utama lokal. Untuk di Kota lain, mayoritas anggotanya sebagai kontributor ini bagi saya yang membanggakan. Secara otomatis, mereka punya kesejahteraan yang cukup, sehingga tidak ada kendala biaya hidup dan lainnya,”kata dia, Sabtu (30/4/2016).

Suwarjono mengutarakan, di beberapa kota lain jumlah anggota AJI sangat minim sekali, seperti di daerah Gorontalo dalam kurun waktu empat tahun jumlah keanggotaan hanya 14 orang. Menurutnya, AJI di Bandarlampung sangatlah progresif.

“Sebagai ketua AJI Indoneia  saya ingin mempelajari apa yang terjadi di Lampung. Nantinya akan dapat dibawa ke daerah lain ada AJI Kota yang cukup sehat, ideal dan bagus bisa diterapkan di daerah lainnya,”kata Pemred suara.com itu.

Mantan Redpel Viva.co.id itu  menambahkan, anggota yang sebagian besar didominasi oleh wartawan media lokal, menunjukkan bahwa media-media lokal di Lampung sehat. Menurutnya, di daerah lain mayoritas hanyalah sebagai kontributor. Sementara di Lampung ini, anggotanya justru banyak wartawan dari koran lokal.

“Ini tentunya sangat menggembirakan, karena menunjukkan bahwa media di Lampung termasuk sehat yang memperbolehkan wartawan yang bekerja di media itu untuk berorganisasi,”pungkasnya.