Beranda Teras Berita Ketua Golkar Versi ARB Nilai Musda DPD II Partai Golkar Bandarlampung Ilegal

Ketua Golkar Versi ARB Nilai Musda DPD II Partai Golkar Bandarlampung Ilegal

341
BERBAGI
Tony Eka Candra (kedua dari kiri)

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Bandar Lampung, Tony Eka Candra, menilai Musyawarah Daerah DPD II yang digelar oleh kubu Heru Sambodo (pro-ketua DPP Partai Golkar Agung Laksono), di kantor DPD II Partai Golkar Bandar Lampung, Selasa siang (26/5/2015) ilegal. Sebab, kata Tony, Musda tersebut tidak diikuti oleh 20 Pimpinan Kecamatan (PK) kota Bandar Lampung.

“Pelaksanaan musda DPD II  versi Agung Laksono ini, inkonstitusional,  tidak sesuai PTUN. Sebab,  di tingkat nasional sudah akan diadakan islah dan dimediasi oleh Jusuf Kalla,”ujar Tony Eka Candra, Selasa (26/5).

Menurut Tony,  ada 200 kader Golkar mendatangi kediamannya di Pahoman Bandarlampung. Di antaranya Kapolres, Kasat Intel, Kasat Dalmas, Kasat Sabhara, Pimpinan Kecamatan ada 20 orang. Mereka ingin mengonfirmasi tentang Musda DPD Partai Golkar Bandarlampung yang digelar kubu Heru Sambodo.

“Musda versi Heru tidak diakui. Sebab, kepengurusan Partai Golkar sah adalah Aburizal Bakrie (ARB).  Di Provinsi yang sah adalag Alzier Dianis Thabrani (ADT), dan Kabupaten/kota secara hukum kepengurusan sudah di batalkan PTUN yang diakui ARB, sesuai dengan Musdalub Golkar B234/golkar/XI/2015 yang mengatakan, tentang Kabupaten/kota sudah ada hasil musdanya,”kata Tony.

Begitu juga dengan lima daerah lainnya.“Seperti tingkat kabupaten/ kota Pesibar, Tanggamus, Lampung Utara, Kota Balam, dan kabupaten Mesuji. SK ini sudah disahkan oleh DPP Golkar, Musdalub perintah DPP untuk ditegaskan dan menghadiri, tidak diinginkan oleh unsur PK, maka tidak diperbolehkan pergantian,”tukasnya.

Menurut Tony, semua Pengurus Kecamatan (PK) tidak ikut Musda versi Heru. “Jadi, PK dari mana yang ikut Musda?” ujarnya.

Tony mengaku pihaknya akan melakukan langkah-langkah persuasif sambil menunggu batas akhir kesabaran dalam menghadapi langkah yang dilakukan Heru Sambodo.

“PTUN kan sudah memenangkan ARB,. Jika nantinya kubu Agung kalah, maka kubu ARB dan Alzier Dianis Thabranie siap menarik dan menerima kembali kader-kader yang telah membelot. Jika tidak mau kembali, maka kita kembalikan ke AD ART, kita akan ikut keputusan Golkar DPP nanti,”tegasnya.

Sebelumnya, pada Selasa siang (25/5) mantan Ketua Golkar Bandarlampung Azwar Yacub terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bandarlampung dalam Musda yang digelar kubu Golkar pro-Agung Laksono di Kantor Golkar Bandarlampung.

Azwar Yacub mengaku pihaknya diberi waktu satu minggu dari DPD I untuk menyusun pengurus. .

“Kami diberikan waktu satu minggu untuk kepengurusan ke DPD I dan DPP. Yang akan dilantik langsung oleh Agung Laksono yang dilaksanakan setelah 15 Kabupaten/kota melaksanakan Musda,”ungkapnya.

Loading...