Ketua Umum DPP PPP Terancam Dipecat Karena Hadiri Kampanye Pemilu 2014 Partai Gerindra

  • Bagikan
Suryadharma Ali dalam kampanye Gerindra beberapa waktu lalu (viva.co.id)

Bambang Satriaji/Teraslampung.com

Jakarta—Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pepatah ini kini bakal dialami Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali. Selain partainya jeblok dalam Pemilu 9 April lalu, Suryadharma Ali juga  didongkel dari pucuk partai. Bahkan dia terancam dipecat karena dianggap mempermalukan partai,  dengan menghadiri kampanye Partai Gerindra beberapa waktu lalu.

Kabar pemecatan SDA sudah santer beberapa hari belakangan ini. Bahkan, dikabarkan SDA sudah tidak nyaman lagi berlama-lama ‘ngantor’ di kantor DPP PPP.

Emron Pangkapi, mantan koresponden Lampung Post di Malaysia yang kini menjadi Wakil Ketua Umum DPP PPP, mengatakan beberapa hari lalu SDA datang ke kantor DPP PPP dan menyatakan perihal pemecatannya.

” Saya jawab memang ada, dia lalu pergi. Dia pergi sendiri begitu tahu akan digulingkan,” kata Emron,” sebagaimana dilansir kompas.com, Kamis (10/4).
Menurut Emron, sebanyak 27 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) sudah mengajukan desakan agar pengurus pusat PPP menjatuhkan sanksi kepada SDA karena dianggap sudah melanggar konstitusi partai.

SDA dinilai melanggar kesepakatan partai dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II PPP di Bandung yang menyatakan akan menjalin komunikasi politik dengan delapan bakal capres yang ada. Dalam bursa capres PPP itu, tidak ada nama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Menurut Emron, Suryadharma sudah melakukan demoralisasi terhadap para kader yang tengah berjuang menaikkan suara PPP. Emron menuding melesetnya target suara PPP salah satunya karena sikap Suryadharma.

“Sikap Ketua Umum kami, sudah memalukan meletakkan lehernya di hadapan partai lain. Ini betul-betul memalukan. Dia sudah tidak beretika dengan mengambil sikap seperti itu, sehingga mengganggu kader di bawah,” imbuhnya.

Setelah surat DPW PP diterima pengurus pusat, selanjutnya akan dilakukan rapat pleno PPP pada 13 April mendatang untuk menentukan sanksi yang dijatuhkan kepada Suryadharma. Jika Suryadharma dicopot, kata Emron, tugas Ketua Umum akan digantikan Wakil Ketua Umum yang disepakati dalam rapat pleno.

Saat ini PPP memiliki empat wakil Ketua Umum, yakni Emron, Suharso Monoarfa, Lukman Hakim Syaifuddin, dan Hasrul Azwar.

Suryadharma hadir dalam kampanye terbuka Partai Gerindra di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (30/3/2014). Ia hadir dengan ditemani pengurus elite PPP, seperti Djan Faridz dan KH Nur. Tak hanya hadir, ia juga sempat berorasi di hadapan puluhan ribu kader dan simpatisan Partai Gerindra.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page