Ketua Yayasan Alfian Husein dan Sederet Tokoh Gabung PAN, Ini Kata Zulhas

Sejumlah tokoh Lampung mengenakan jaket biru PAN tanda mereka bergabung ke PAN, Selasa (1/2/2022).
Sejumlah tokoh Lampung mengenakan jaket biru PAN tanda mereka bergabung ke PAN, Selasa (1/2/2022).
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, Bandarlampung ––  Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan merasa bersyukur dan gembira. Itu menyusul banyaknya tokoh di Lampung yang menyatakan bergabung di PAN.

Kemarin (1/2/2022), mereka yang berasal dari berbagai kalangan itu pun diperkenalkan langsung ke publik. Diantaranya, Ketua Yayasan Alfian Husein sekaligus mantan Rektor IBI Darmajaya Andi Desfiandi, Zuliana Abidin mantan kader Gerindra dan Berkarya yang kini Jadi Ketua PUAN Lampung. Selanjutnya, mantan Ketua Perempuan Demokrat Lampung Martalena, mantan kader Partai Hanura Sugiarti, mantan kader Partai Nasdem Hendar Toyib, dan Kerel Pramasta.

Kemudian, mantan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Theresia Sormin, dan desainer yang juga selebgram Lampung Fitria Bakri. Lalu menyusul milenial Bandarlampung Hafina dan Clarisa.

“Ya tentu kita bergembira bahwa banyak teman-teman di Lampung dari berbagai kalangan yang empati dan simpati untuk berjuang bersama PAN untuk memajukan Lampung agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurutnya, Provinsi Lampung yang memiliki potensi begitu bagus diharapkan kedepannya mempunyai kader-kader politik di parlemen, baik itu di eksekutif maupun legislatif yang betul-betul memahami bvisi dan misi berbangsa dan bernegara. “Temen-temen ini tidak membedakan latar belakang. Siapa pun dan dari mana pun, di Partai Amanat Nasional semua punya peluang yang sama,” kata dia.

Dikatakannya, Partai Amanat Nasional sebagi partai yang rasional ingin memepersatukan tanpa perpecahan agar bisa berdaulat. “Karena jika kita sudah berdaulat maka kita akan ada kesetaraan, dan jika ada kesetaraan maka akan ada keadilan,” jelasnya.

Ditegaskannya, Partai Amanat Nasional juga tidak membeda-bedakan satu sama lain. Karena, kata dia, semua mempunyai hak dan kewajiban yang sama. “Nah itulah tadi banyak temen-temen muda dan ada beberapa senior yang ikut bergabung, dan tentunya kami mengapresiasi dan kami kasih karpet biru,” tukasnya.

Wakil Ketua MPR RI ini juga membuka peluang sebesar-besarnya bagi para generasi muda untuk ikut terjun ke dunia politik, termasuk bergabung ke PAN. Dirinya pun meyakini para generasi muda di Provinsi Lampung punya banyak potensi.

“Kita beri estafet dan peluang sebesar-besarnya bagi kalangan muda untuk di legislatif maupun di pemerintahan. Mereka juga kreatif dan ilmunya tinggi dan bisa menciptakan inovasi-inovasi baru. Makanya kita ingin anak muda meneruskan perjuangan kita,” ungkapnya.

Zulhas – sapaan akrabnya – juga mengapresiasi semakin banyaknya kalangan perempuan yang ikut berpartisipasi dalam dunia politik. “Untuk perempuan, jika semakin banyak perempuan ini maka partai ini akan besar. Dan alhamdulillah di Partai Amanat Nasional ini sudah 50 persen lebih kader perempuannya,” tukasnya.

Sementara, Andi Desfiandi mengaku bergabung ke PAN sesuai dengan keinginannya untuk memberikan kontribusi dan pemikirannya melalui parpol.

Dia juga belum mau terbuka terkait niat bergabung ke PAN, seperti calon legislatif atau kepala daerah. “Berpolitik praktis tujuannya ke sana, karena tanpa kekuasaan tidak bisa digunakan untuk kebaikan masyarakat,” paparnya.