Beranda Ruwa Jurai K.H. Sujadi: Lahir NU, Hidup NU, Mati juga Harus NU

K.H. Sujadi: Lahir NU, Hidup NU, Mati juga Harus NU

657
BERBAGI
K.H. Sujadi memberikan tausyiah pada Safari Ramadhan PC NU Pringsewu di Pagelaran, Pringsewu, Sabtu (11/7/2015). Foto: Muhammad Faizin

PRINGSEWU, Teraslampung.com — “Lahir NU, hidup NU, mati juga NU.” Menurut K.H. Sujadi, itulah prinsip yang harus dimiliki warga NU dalam menjalankan amaliyah dan ibadah selama hidup di dunia. Hal ini disampaikan Mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu KH Sujadi didepan Jamaah yang hadir pada kegiatan Safari Ramadhan PCNU Pringsewu di Kecamatan Pagelaran, Sabtu (11/07/15).

KH Sujadi mengingatkan kepada jamaah untuk memegang teguh agama Islam dengan bersama sama menghidupkan amaliyah ala ahlissunnah wal Jamaah melalui Jamiyyah Nahdlatul Ulama.

“Kalau NU sudah tentu islam, kalau Islam belum tentu NU ” katanya.

K.H, Sujadi yang juga Bupati Pringsewu itu  menegaskan  dengan berpegang dan berkiprah di Jamiyyah NU, akan selalu bersentuhan dengan para alim ulama sehingga akan selalu terarah dalam menjalani amaliyah ibadah dan muamalah selama hidup didunia.

Oleh karena itu, dalam rangka menanamkan dan membentengi amaliyah amaliyah NU ini, K.H. Sujadi memberikan saran dan  meminta  PCNU Pringsewu untuk melaksanakan program nyata dengan salah satu contohnya yaitu setifikasi masjid dan musholla.

Program ini menurutnya berbentuk pendataan dan pembinaan masjid dan musholla di Kabupaten Pringsewu yang dikelola oleh warga NU. Menurutnya sertifikasi ini akan dapat menjaga dan melestarikan amaliyah amaliyah NU yang selama ini dilakukan oleh Jamaah di masjid dan mushola tersebut.

“Jangan sampai ciri khas amaliyah NU di masjid yang dikelola oleh warga NU hilang. Semua butuh pembinaan,” ujarnya.

Kontributor : Muhammad Faizin, S.Pd

Loading...