Beranda Politik Khaidir Asmuni: Sembilan Alasan Hasil Pembangunan Ridho Tak Tertandingi

Khaidir Asmuni: Sembilan Alasan Hasil Pembangunan Ridho Tak Tertandingi

761
BERBAGI
Ridho Ficardo menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela acara perayaan HUT Partai Demokrat, Jumat (15/9/2017).

TERASLAMPUNG.COM — Wartawan senior dan penulis Jejak Pembangunan Gubernur Ridho Ficardo” Khaidir Asmuni mengatakan pihaknya mencatat  ada sembilan alasan kepemimpinan Gubernur Ridho Ficardo di Provinsi Lampung belum ada yang menandingi.

“Pertama, hingga enam bulan menjelang bulan Juni 2018 belum ada isu perubahan yang muncul untuk menjadi rivalitas program-program yang dibuat Gubernur Ridho. Ada tidak yang mengusung perubahan? Tidak kan? Yang muncul malahan terinspirasi oleh pembangunan yang dilakukan Gubernur,” kata Khaidir, di Bandarlampung, Senin (11/12/2017).

Khaidir mengaku sudah melakukan kajian terhadap hasil pembangunan yang dicapai Gubernur Ridho sejak Juni 2017.

Kedua,  kata Khaidir,  loyalitas masyarakat yang menyatakan siap berjuang bersama Ridho dibangun tidak berdasarkan “iming-iming” melainkan kesadaran.

“Terbukti, arus bawah yang mendukung Ridho tidak terbendung. Mereka bahkan memiliki inisiatif sendiri untuk berjuang bersama Ridho setelah melihat hasil pembangunan yang dilakukan Gubernur Ridho. Masyarakat yang sadar dengan hasil pembangunan itu tersebar di seluruh Kabupaten/kota,” katanya.

Ketiga, kata alumni jurusan Filsafat Universitas Gajah Mada itu, cara pembangunan yang dilakukan Gubernur Ridho sesuai dengan kharakter dan watak kepemimpinan Ridho berikap kehati-hatian.

Menurut mantan wartawan Lampung Post itu, sejauh ini kelembagaan anti-korupsi bahkan melakukan MoU dengan Provinsi Lampung untuk menciptakan pemerintahan yang clean government dan good government.

“Hal ini penting, karena pemimpin yang diharapkan masyarakat adalah pemimpin bersih,” katanya.

Keempat, ujar Khaidir, Gubernur Ridho Ficardo memiliki khakarter membina. Menurut Khaidir, seluruh orasi dan retorika Ridho bersifat merangkul, bersahabat, bermitra, dan menjaga hubungan baik.

Terkait dengan berbagai perusahaan yang ada di Provinsi Lampung, kata Khaidir, Gubernur Ridho bahkan menjalin hubungan baik. Hal ini pula yang membuatnya menjadi pembina K3 terkait keselamatan kerja perusahaan.

“Juga berhasil melaksanakan sejumlah program yang terkait dengan pembinaan perusahaan. Ridho juga dipandang berhasil menerapkan penta helix atau keterpaduan dari berbagai element untuk pembangunan Lampung, seperti dari unsur birokrat, intelektual, kalangan swasta, masyarakat dan media massa,” katanya.

Kelima, manajemen kepemimpinan Ridho di birokrasi menunjukkan tokoh muda ini “disukai”.

Chemistry Ridho dianggap mampu membangkitkan produktivitas. Cara kerja Ridho tidak mematahkan, bahkan membuat system bisa menjalankan unit-unitnya secara maksimal. Dari sejumlah wawancara di kalangan birokrasi, Ridho termasuk pemimpin muda yang mampu menggerakkan system kerja secara alami karena sifat dan watak kepemimpinannya,” Khaidir menandaskan.

Keenam, cara pemasaran figur Ridho di kalangan rakyat tidak menggunakan media lain agar rakyat tertarik. Melainkan dengan figur Ridho sendiri. Ridho dianggap marketable karena segudang prestasi yang diraihnya dan ketulusannya melaksanakan program pembangunan.

Ke tujuh, menurut Khaidir, Ridho dipandang pemimpin muda, berkarier cemerlang,sertamemiliki waktu, tenaga dan pikiran yang masih panjang untuk rakyat.

“Saat ini gajinya dihibahkan untuk rakyat. Aktivitasnya penuh ketulusan dan dia memang dibentuk sebagai pemimpin rakyat,” kata dia.

Ke delapan, visi kebangsaan Ridho. Pandangan terhadap kebhinakeaan, mampu mengayomi masyarakat.

“Bahkan meski masih muda Ridho mampu mengayomi. Ada sebagian masyarakat bilang bahwa Lampung butuh figur seorang Bapak dan meski masih muda Ridho bisa melakukan itu,” ujarnya.]

Ke sembilan, kata Khaidir, Ridho punya banyak program yang harus diselesaikan menuju masyarakat yang maju dan sejahtera di masa yang akan datang.

“Terkait ini, sebagian masyarakat menginginkan Ridho menuntaskan pekerjaannya,” kata Khaidir.

Dari ke sembilan alasan tersebut, kata Khaidir, Ridho memenuhi semua syarat untuk sebuah elektabilitas!

Loading...