Beranda Pendidikan Kim Commanders dan Musisi Jalanan Dirikan Rumah Literasi Taman Baca Kosela

Kim Commanders dan Musisi Jalanan Dirikan Rumah Literasi Taman Baca Kosela

227
BERBAGI
Kim Commanders bersma Kak Indung (58) di rumah literasi “Taman Baca Kosela” yang baru didirikannya di Jalan Ikan Pari Blok D No. 58, Kelurahan Kebon Pisang, Telukbetung Selatan, Bandarlampung.
Kim Commanders bersma Kak Indung (58) di rumah literasi “Taman Baca Kosela” yang baru didirikannya di Jalan Ikan Pari Blok D No. 58, Kelurahan Kebon Pisang, Telukbetung Selatan, Bandarlampung.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Musisi Kim Commanders bersama para musisi Lampung yang tergabung dalam Komunitas Seniman Jalanan (Kosela) Lampung mendirikan rumah literasi yang diberi nama “Taman Baca Kosela” di Jalan Ikan Pari Blok D No. 58, Kelurahan Kebon Pisang, Telukbetung Selatan, Bandarlampung.

“Rumah literasi yang kami beri nama “Taman Baca Kosela” ini, kami buat tidak lain hanya untuk menumbuhkan minat baca terhadap anak-anak dan juga orang dewasa. Siapa saja boleh datang ke Taman Baca Kosela ini dan gratis. Karena membaca, sebagai jendela ilmu dan juga untuk membuka informasi jendela dunia,”kata Kim Commanders kepada teraslampung.com, Kamis Oktober 2018.

Kim menuturkan, buku-buku yang disediakan Taman Baca Kosela antara lain  buku-buku mengenai pendidikan, buku cerita, sejarah, pengetahuan umum,dan lainnya.

Kim mengaku, karena baru saja didirikan maka koleksi bukunya masih minim.

Ibu-ibu dan anak-anak antusias dan senang adanya rumah literasi “Taman Baca Kosela”.

“Untuk sementara ini, memang baru ada sekitar 80 koleksi buku bacaan yang tersedia. Itu pun kami dapat dari hasil ngamen galang donasi beberapa hari lalu di Umitra dan dari para donatur. Saya dan teman-teman di Kosela, akan berusaha menggalang donasi untuk melengkapi koleksi buku-buku bacaan di Taman Baca Kosela,”ungkapnya.

Menurutnya, Taman Baca Kosela yang didirikannya ini, dibuat di rumah milik Kak Indung (58) yang juga peduli terhadap literasi atau menumbuhkan minat baca untuk anak-anak. Ia bersama musisi Kosela, menyulap rumah tersebut menjadi rumah literasi ‘Taman Baca Kosela’ untuk anak-anak secara gratis.

Kim mengaku rumah baca tersebut didirikan sebagai upaya mengatasi masalah rendahnya minat baca di kalangan anak-anak dan masyarakat pada umumnya.

Menurut Kim, anak-anak sekarang lebih suka bermain game dengan ponsel canggih.

“Melihat keadaan ini, jadi tugas kita bersama mengawal para generasi penerus bangsa agar semakin cerdas dan tidak terjerumus ke jalan yang salah. Oleh karena itulah, saya dan musisi Kosela tergerak membuat Taman Baca Kosela untuk menumbuhkan minat baca anak-anak,”jelasnya.

Para musisi jalanan Kosela saat melakukan kegiatan di rumah literasi “Taman Baca Kosela” yang baru didirikan

Dengan adanya Taman Baca Kosela, Kim berharap  anak-anak di sekitar taman baca akan semakin gemar membaca untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.

“Peran orang tua sangat penting. Mari tanamkan kebiasaan membaca sejak dini, karena membaca akan membuka ilmu dan wawasan. Muara gerakan literasi ini, tidaklain hanya untuk menumbuhkan minat baca anak-anak. Menumbuhkan minat baca terhadap anak, haruslah dimulai dari orangtuanya,” katanya.

Loading...