Beranda Hukum Kisruh Ketenagakerjaan, PT Hanjung dan Pekerja Sepakat Damai

Kisruh Ketenagakerjaan, PT Hanjung dan Pekerja Sepakat Damai

316
BERBAGI
Dirut PT Hanjung Indonesia, Mr. Park

TERASLAMPUNG.COM—Masalah ketnagakerjaan yang terjadi di PT Hanjung Indonesia berakhir damai. Hal itu setelah pihak manahemen PT Hanjung dan pihak karyawan sepakat damai dan menyelesaikan masalah secara win-win solution, Jumat (20/10/2017).

Kesepakatan dua belah pihak terjadi setelah Dirut PT Hanjung, Mr. Park, bertemu dengan perwakilan karyawan difasilitasi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Permukiman Provinsi Lampung, Sumiarti, di Kantor Disnaker Lampung, Jumat (20/10/2017),.

“Dinas Tenaga Kerja dan Pemukiman Provinsi Lampung memberikan waktu hingga seratus persen untuk memenuhi hak pekerja. Pekerja ingin kejelasan status apakah tetap dipekerjakan atau di PHK agar pekerja /karyawan dapat mencari pekerjaan di tempat lain. Kami memberkan batas waktu hingga 25 Oktober 2017 kepada PT  Hanjung Indonesia untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Yudha, Koordinator Pengawas Ketenagakerjaan Dinas tenga kerja dan Pemukiman Provinsi Lampung, usai pertemuan .

Yudha mengatakan sekarang ini,  pihak manajemen sedang mengusahakan memenuhi hak-hak karyawan dengan menjual aset-aset dulu. Setelah hak-hak karyawan terpenuhi, mereka akan diberi kesempatan untuk memutuskan status karyawan apakah tetap bekerja atau diputuskan dengan PHK.

Meski begitu, kata Yudha, perusahaan tidak bisa semaunya sendiri mengeluarkan atau memindahkan aset.

““Aset tidak bisa keluar. Harus sepengetahuan pengadilan,bukan atas kemauan PT Hanjung,” kata Yudha.

Jauhari, kuasa hukum PT  Hanjung Indonesia, mengatakan PT Hanjung sedang menungggu draf kesepakatan antara manajemen PT Hanjung dengan karyawannya disaksikan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung.

Sementara itu, manajemen PT Hanjung Indonesia mengaku akan bertangungjawab sepenuhnya terhadap karyawan dan kreditur.

“PT Hanjung akan tetap memperhatikan hak hak karyawaan yang berstatus karyawan tetap. Secara hukum kami akan maksimalkan dan mengupayakan , segala hutang akan kami bayarkan,”kata Mr Park, melalui penerjemah sekaligus bagian manajemen PT Hanjung Indonesia.

Menurut Mr. Park. pihaknya akan menunggu keputusan dari hakim pengawas apakah  bisa menjual aset atau tidak.

“Kami akan optimis, karena sejak tahun 2004 telah terjadi pasang surut di perusahaan ,kami akan bertangungjawab baik pada kreditur dan karyawan,” katanya.