Beranda Ruwa Jurai Tulangbawang Barat Komnas Perlindungan Anak Pantau Kasus Pencabulan yang Dilakukan Oknum Guru di Tubaba

Komnas Perlindungan Anak Pantau Kasus Pencabulan yang Dilakukan Oknum Guru di Tubaba

367
BERBAGI
Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPA) Tulangbawang Barat,Elia Sunarto (Foto: Dok/Istimewa)
Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPA) Tulangbawang Barat,Elia Sunarto (Foto: Dok/Istimewa)

TERASLAMPUNG.COM, TUBABA – Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait pantau perkembangan penanganan kasus pecabulan anak yang diduga dilakukan oleh oknum guru di Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung. Arist Merdeka Sirait yang saat ini berada di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) Sumatera Utara akan mempercepat kunjungannya dan berharap bisa bertemu para korban dan keluarganya.

“Pak Arist Merdeka Sirait berkeinginan bertemu dengan para korban dan keluarganya dalam rangka memberi dukungan semangat dan mendorong proses hukumnya dapat berjalan dengan baik,” ungkap Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tulang Bawang Barat (LPA Tubaba), Elia Sunarto via ponselnya, Kamis (10/5/2018).

Elia Sunarto  mengaku melakukan outreach (kunjungan) bersama IPDA Benny Ariawan, SH Kanit PPA Polres Tulang Bawang pada anak putus sekolah yang berada di Tiyuh Pulung Kencana Kec. Tulang Bawang Tengah, Rabu, (9-5-2018).

Menuurutnya,kasus ini menjadi atensi banyak pihak, baik pimpinan Polri, Komnas Perlindungan Anak, KPAI dan termasuk LPSK. Ketua LPA Tubaba ini minta semua pihak bisa menahan diri dan tidak berspekulasi dengan argumentasi masing-masing. Persoalannya sudah ditangani langsung Polres Tulang Bawang.

Ia enggan menjelaskan berapa jumlah korban dan sejauh mana proses hukumnya sudah berjalan.

“Silakan langsung ke Kanit PPA Polres Tulang Bawang yang turun langsung menangani perkara yang tengah heboh di Tubaba itu.LPA Tubaba hanya berperan mendampingi para korban,” katanya.

Elia Sunarto mengatakan, LPA Tubaba akan mengajukan permohonan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk dapat memberi perlindungan dan bantuan kepada saksi dan korban.

TL/ESS