Beranda News Anakidah Kompak Nyabu Bareng Dua Istri Siri, Pengedar Narkoba di Tanggamus Ditangkap Polisi

Kompak Nyabu Bareng Dua Istri Siri, Pengedar Narkoba di Tanggamus Ditangkap Polisi

750
BERBAGI
Pelaku pengedar nakoba RM (30) yang ditangkap Polsek Kota Agung bersama dua istri sirinya berinisial SR alias Dewi (27) dan TA (17) saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas Satresnarkoba Polres Tanggamus. (Foto: Dok. Satresnarkoba Polres Tanggamus)
Pelaku pengedar nakoba RM (30) yang ditangkap Polsek Kota Agung bersama dua istri sirinya berinisial SR alias Dewi (27) dan TA (17) saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas Satresnarkoba Polres Tanggamus. (Foto: Dok. Satresnarkoba Polres Tanggamus)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TANGGAMUS–Pengedar narkoba berinisial RM (30), warga Pekon Bandar Sukabumi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Kabupaten Tanggamus, ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Kota Agung saat pesta sabu bersama dua istri sirinya Jumat (13/3/2020) malam lalu sekitar pukul 22.00 WIB.

Kedua wanita istri siri RM yang diamankan tersebut berinisial SR alias Dewi (27), warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Banyu Asin, Sumatera Selatan dan TA (17), warga Kecamatan Pematang Sawa, Tanggamus.

Kapolsek Kota Agung, AKP Muji Harjono mengatakan, pelaku penyalahguna narkoba berinisial RM dan dua istri sirinya berinisial SR dan TA, ditangkap di dua lokasi berbeda, pada Jumat (13/3/2020) malam lalu.

“Ketiganya, kami tangkap di dua lokasi berbeda. Pertama kami menangkap RM bersama istri ketiga di rumah kontrakannya di Pekon Kota Batu dan istri siri kedua RM kami tangkap di Pasar Madang,”ujarnya kepada teraslampung.com, Minggu (15/3/2020).

AKP Muji Harjono mengutarakan, penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut, bermula dari informasi masyarakat yang menyatakan pelaku RM, seorang pengedar narkoba sedang berada di sebuah rumah kontrakannya di Pekon Kota Batu. Dari informasi itu, dilakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap RM.

“Saat ditangkap di rumah kontrakannya itu, pelaku RM sedang bersama seorang perempuan berinisial TA dan keduanya mengaku, baru saja mengkonsumsi sabu-sabu,”ungkapnya.

RM juga mengaku kalau sebelumnya telah mengonsumsi sabu bersama seorang wanita lain berinisial SR alias Dewi di rumah kontrakan di Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung. Saat itu juga, petugas mengamankan SR alias Dewi.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua perempuan tersebut merupakan istri siri RM. Perempuan berinisial SR alias Dewi, warga Kecamatan Banyuasin, Sumsel merupakan istri kedua RM. Sedangkan TA, warga Kecamatan Pematang Sawa adalah istri siri ketiga RM,”terangnya.

Menurut KP Muji Harjono, petugas menyita disita barang bukti berupa seperangkat alat isap sabu (bong), pipa kaca (pirek), dua buah pipet dan korek api gas. Barang bukti tersebut, ditemukan di rumah kontrakan di Pekon Kota Batu. Alat isap sabu tersebut, juga digunakan RM di rumah kontrakan di Pasar Madang.

“Ketiga pelaku dan barang bukti yang disita, sudah kami limpahkan ke Satres Narkoba Polres Tanggamus guna pengembangan lebih lanjut,” katanya.

Terpisah Kasat Resnarkoba Polres Tanggamus, AKP Hendra Gunawan saat dikonfirmasi membenarkan, pihaknya menerima pelimpahan tiga pelaku penyalahguna narkoba dan barang bukti yang disita dari Polsek Kota Agung. pada Sabtu (14/3/2020) kemarin.

“Sudah kami terima pelimpahannya kemarin, untuk memastikan penyalahgunaan narkoba tersebut kami sudah melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap ketiga pelaku,”ungkapnya.

AKP Hendra Gunawan menegaskan, pelaku RM yang ditangkap bersama dua istri sirinya, merupakan DPO bandar narkoba yang selama ini menjadi target operasi (TO) penangkapan Polres Tanggamus. Hal tersebut, berdasarkan keterangan tersangka Hansori Soha alias Han yang sudah lebih dulu ditangkap pada Rabu (25/2/2019) lalu.

“RM adalah DPO yang selama ini kami cari. Dari pengakuan tersangka Hansori, barang haram (sabu) seberat 16,65 gram yang dimasukkan ke dalam 60 platik klip tersebut didapat dari RM. Untuk tersangka RM, dijerat dengan Pasal Pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,”terangnya.

Untuk kedua istri siri RM, kata AKP Hendra Gunawan, masih dilakukan pendalaman. Dari keterangan SR alias Dewi, mengenal sabu-sabu dari suaminya RM. SR mengaku, menggunakan sabu sejak kondisi hamil hingga anaknya lahir yang saat ini masih berusia tiga bulan dan hal itu dilakukan SR karena dipaksa oleh suaminya RM.

Kemudian dari pengakuan TA istri ketiga RM, mengaku baru sekali menggunakan sabu-sabu pada saat ditangkap di rumah kontrakannya di Pekon Kota Batu dan itu pun karena dipaksa suaminya RM yang menikahinya pada November 2019 lalu. Saat ini, TA sendiri sedang mengandung anak RM dengan usia kehamilan dua bulan.

“Hasil pemeriksaan dari istri kedua dan ketiga tersangka RM, keduanya mengkonsumsi sabu karena dipaksa oleh RM. Untuk penyidikan lebih lanjut kedua istri siri RM, masih menunggu hasil dari gelar perkara,”pungkasnya.

Loading...