Beranda Hukum Kriminal Komplotan Pembobol Gerai Ponsel Dibekuk di Lampung Timur,  Satu Ditembak

Komplotan Pembobol Gerai Ponsel Dibekuk di Lampung Timur,  Satu Ditembak

540
BERBAGI
Lima spesialis pembobol gerai ponsel lintas provinsi yang diamankan tim Tekab 308 Polres Lampung Timur. Salah satu pelaku, dihadiahi timah panas karena berusaha melawan dan kabur saat akan ditangkap.
Lima spesialis pembobol gerai ponsel lintas provinsi yang diamankan tim Tekab 308 Polres Lampung Timur. Salah satu pelaku, dihadiahi timah panas karena berusaha melawan dan kabur saat akan ditangkap.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG TIMUR-Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Lampung Timur, berhasil meringkus lima pelaku pencurian spesialis pembobol Gerai Ponsel lintas Provinsi. Polisi menangkap komplotan pelaku pencurian asal Jawa Tengah tersebut, di tempat persembunyiannya pada Sabtu 28 April 2018 lalu.

Kelima pelaku yang ditangkap tersebut adalah, Suwanto (41), warga Kecamatan Banyu Putih, Batang; Apid (38), warga Kecamatan Selukih, Rembang; Khairuman (38), warga Kecamatan Bonang, Demak; Romadan (38), warga Kecamatan Reban, Batang dan Usuf (33), warga Kecamatan Limpung, Batang.

“Dari kelima pelaku yang ditangkap, satu orang pelaku bernama Apid terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan dikaki karena berusaha kabur dan melawan petugas saat akan ditangkap,”kata Kasat Reskrim Kapolres Lampung Timur, AKP Sandy Yuda, Senin 30 April 2018.

AKP Sandy Yuda mengungkapkan, penangkapan komplotan pelaku spesialis pembobol Gerai ponsel asal Jawa Tengah tersebut, berdasar atas laporan korban dan hasil penyelidikan petugas. Para pelaku telah melakukan aksi pencurian, dengan membobol Gerai Ponsel milik Heri Sugiarto di Desa Hargomulyo, Sekampung, pada 20 Maret 2018 lalu.

“Dari dalam Gerai ponsel milik korban warga Desa Sumbergede, Kecamatan Sekampung itu, para pelaku berhasil menggasak berbagai jenis ponsel sebanyak 613 unit. Akibat dari peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah,”ungkapnya.

Dikatakannya, aksi pencurian yang dilakukan kelima pelaku tersebut, tidak hanya dilakukan di wiliyah hukum Polres Lampung Timur dan Provinsi Lampung saja. Mereka (pelaku), disinyalir kerap melakukan aksi serupa dibeberapa wilayah lainnya di luar Provinsi Lampung.

“Saat ini kelima pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Lampung Timur, kasusnya masih kami kembangkan guna penyidikan lebih lanjut,”terangnya.

Menurutnya, pasal yang disangkakan terhadap para pelaku, yakni pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat), dengan ancaman hukuman pidana penjara 7 tahun.

Diketahui sebelumnya, Gerai ponsel milik Heri Sugiarto yang berada di Desa Hargomulyo, Sekampung, Lampung Timur, disatroni komplotan pencuri pada Jumat dinihari 20 Maret 2018 sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat melakukan aksinya, para pelaku yang datang dengan mengendarai mobil minibus Grand Max warna Silver. Lalu merak masuk ke dalam Gerai ponsel dengan merusak gembok dan mencongkel pintu rolling gate. Untuk menghilangkan jejak agar aksinya tidak diketahui, para pelaku merusak server CCTV yang ada didalam Gerai ponsel tersebut.

Dari dalam Gerai ponsel tersebut, kawanan pelaku pencurian berhasil menggasak 613 ponsel berbagai jenis dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta. Akibat peristiwa itu, korban melaporkannya ke Mapolsek Sekampung, Lampung Timur.

Loading...