Beranda Teras Berita Komplotan Pembobol Rumah, Amril Mengaku Hanya Bertugas Mengawasi Situaasi

Komplotan Pembobol Rumah, Amril Mengaku Hanya Bertugas Mengawasi Situaasi

171
BERBAGI

Zainal Asikin/teraslampung.com

Tersangka Amril diperiksa di Polres Bandarlampung, Rabu (16/3).

BANDARLAMPUNG – Tersangka pencurian modus bongkar rumah kosong, Amril (27),  warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan ini mengaku, telah beraksi 11 kali ikut terlibat dalam aksi pencurian dengan modus membobol rumah bersama kelima temannya yang saat ini masih buron (DPO).

“Saya mencuri di Bandarlampung ini, hanya karena diajak dengan teman.Saya dihubungi untuk datang ke bandarlampung, lalu saya diajak mencuri di rumah yang ditinggalkan penghuninya,”kata Amril dihadapan petugas dan awak media, Rabu (16/3/2016).

Menurut pria yang kesehariannya bekerja menyadap getah karet, dari kelima rekannya yang terlibat dalam pencurian itu, tidak semuanya warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Ada dua orang temannya yang merupakan warga Bandarlampung.

Saat beraksi, kata Amril, ia hanya bertugas menunggu di luar rumah korban mengawasi keadaan sekitar. Sementara rekan-rekannya, yang masuk kedalam rumah dengan mendobrak pintu rumah pakai linggis dan balok kayu. Pada saat mereka keluar rumah membawa motor, lalu ia disuruh membawa motor curian itu ke rumah temannya.

Barang-barang hasil curian tersebut, selanjutnya dijual kepada penadahnya. Amril mengaku, tidak mengetahui barang curian itu dijual. Karena bukan dirinya yang menjualnya, melainkan teman-temannya.

“Dari penjualan barang curian, saya hanya dapat bagian uang sebesar Rp 200 ribu. Uangnya saya pakai untuk beli susu anak dan kebutuhan lainnya,”ungkapnya.

Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, menangkap Amril (27) warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, pada Minggu (13/3/2016) malam lalu sekitar pukul 23.00 WIB. Polisi menangkap Amril saat sedang nongkrong bersama temannya di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Soekarno Hatta (bypass), Kedaton, Bandarlampung.

Amril merupakan salah satu komplotan spesialis pelaku pembongkar rumah kosong, saat beraksi tersangka bersama kelima tersangka lainnya yang saat ini masih buron (DPO). Kelima tersangka tersebut adalah, RO, AG, AI, RI dan TI. Saat ini, kelima tersangka masih dalam pencarian dan pengejaran petugas.

Loading...