Beranda Kolom Kopi Pagi “Konser” di Jalan Thamrin

“Konser” di Jalan Thamrin

185
BERBAGI

Aboeprijadi Santoso*


“Konser” yang dijanjikan untuk bulan Desember lalu akhirnya datang di awal tahun di Starbuck dan sekitar shopping mall Sarinah. Pemimpinnya, Bahrum Syah, bekas tahanan teroris WNI yang kini bergabung dengan  ISIS di Suriah – seperti dikutip peneliti Sidney Jones- sudah mewanti-wanti anak buahnya agar mempelajari dengan seksama strategi dan cara-cara kerja para pelaku teror di Paris, November lalu.

Celaka bagi mereka, aksi berdarah di perempatan pusat ibukota itu sama sekali bukan kisah sukses. Masyarakat menanggapi “konser” berdarah di Jalan Thamrin dengan nyali, tangguh, dan cerdas – jauh dari ketakutan yang mencekam.

Di Eropa, teror ISIS di Paris mengguncang tiga negara. Kemarahan bercampur ketakutan membuat Paris tegang. Di Belanda, aparat sekuriti meningkatkan kesiagaan ke tingkat lebih tinggi. Di Belgia yang menjadi sarang para teroris Paris, kegiatan publik bahkan dihentikan – termasuk sekolah-sekolah diliburkan – selama seminggu.

Jakarta pernah mengalami kejutan serupa ketika sejumlah bom menggelegar di Hotel Marriot dan Ritz-Carlton 2009.

Kali ini lain. Kali ini, suasana Jakarta menarik. Masyarakat marah tanpa menunjukkan kemarahan, tapi kalem dan menantang dengan postur ‘kami berani’, ‘Kami tidak takut’. Sebagian bingung, sulit memahami kekerasan ini.

Yang tampak takut adalah kalangan bisnis yang segera menimbang menutup toko atau cafe, tapi ini pun hanya di kawasan TKP. Hanya Starbuck, yang menjadi sasaran di Jalan Thamrin, di berbagai tempat langsung ditutup – setidaknya untuk hari ini.

Yang takut dan cemas tentu saja para orangtua yang anak-anaknya berada sekitar kawasan TKP. Masyarakat juga tidak panik ketika santer bhw tempat2 lain, Slipi, Kuningan, Cikini, Pal Merah juga dibom, yang ternyata tidak benar. Masyarakat lebih matang dan cerdas menghadapi tantangan teroris. Orang di jalanan cuma kaget dan mengutuk. Setelah itu, business as usual.

* Jurnalis senior, pensiunan Radio Hilversum, Belanda 

Loading...