Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kontraktor Bantah Bertemu Wabup Sri Widodo untuk Tagih Uang Proyek

Kontraktor Bantah Bertemu Wabup Sri Widodo untuk Tagih Uang Proyek

744
BERBAGI
Wakil Bupati Lampung Utara, Sri Widodo
Wakil Bupati Lampung Utara, Sri Widodo

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Ahmad Fadjri dan Agunh Subara, dua  kontraktor Lampung Utara, yang menemui Wakil Bupati Sri Widodo, Selasa (28/8/2018), menegaskan pertamuannya dengan orang nomor dua di Lampura itu hanya sebatas silahturahmi biasa.

Mereka mengaku pertemuan tak ada motif apa pun di balik pertemuan singkat mereka tersebut hari ini. Keduanya membantah menemui Wakil Bupati Sri Widodo untuk meminta uang yang sudah disetorkannya dikembalikan atau menagih uang proyek.

Pernyataan ini disampaikan Ahmad Fajri dan Agung Subara (kontraktor Lampung Utara) untuk meluruskan sebuah pemberitaan media daring yang memuat nama mereka tanpa izin. Dalam pemberitaan tersebut, keduanya disebutkan ingin meminta kembali uang ‘proyek’ mereka kepada Sri Widodo

“Pertemuan saya dan Bang Ahmad Fajri dengan beliau (Sri Widodo,red) murni silaturahmi dan bukan karena hal lain. Sebab, sebelumnya kami dengar beliau sempat sakit di Yogyakarta beberapa waktu lalu,” terang Agung Subara, Selasa (28/8/2018).

Sebelum berhasil menemui Sri Widodo di ruangannya, menurut Agung, ia dan rekannya menunggu di depan ruangan Wabup Sri Widodo. Untuk menghilangkan rasa bosan, mereka berdua terlibat percakapan dengan salah seorang wartawan yang juga telah lama mereka kenal.

“Dalam obrolan itu, saya dan rekan saya sama sekali enggak pernah ngomong soal uang. Jadi, kami merasa sangat kaget kok tiba – tiba nama kami diberitakan ingin menagih uang ‘proyek’. Kami sudah meminta yang bersangkutan memuat hak jawab kami, tapi dia malah menolak,” tegasnya.

Di tempat sama, Ahmad Fajri juga menegaskan merasa sangat dirugikan dengan pemberitaan yang tidak sesuai fakta sebenarnya. Terlebih, ia diberitakan sempat menyebut – nyebut nama petinggi Partai Hanura terkait proyek tersebut.

‎”Pernyataan yang mengatasnamakan kami yang menyebutkan kami ingin menagih uang muka dan surat kuasa dari petinggi partai Hanura untuk menagih uang muka atau ‘uang’ proyek itu enggak benar. Kami enggak pernah bilang gitu,” ‎tandas dia.

Sebelumnya, sebuah media online memberitakan kembali ngantornya Sri Widodo hari ini. Dalam pemberitaan tersebut, media tersebut mengangkat soal pernyataan dua kontraktor (Agung dan Ahmad Fajri) Lampung Utara seputar ‘penagihan uang’ dan surat kuasa dari para petinggi salah satu partai terkait ‘uang’ proyek tahun 2018.