Beranda Hukum Korban Bunuh Diri di Gedung Transmart Bandarlampung Tercatat Sebagai Mahasiswa Itera

Korban Bunuh Diri di Gedung Transmart Bandarlampung Tercatat Sebagai Mahasiswa Itera

1068
BERBAGI
Tyas Sancana Ramadan (Foto: Instagram)

TERASLAMPUNG.COM — Petugas kepolisian dari Polresta Bandarlampung masih menyelidiki kasus bunuh diri dengan cara melompat dari gedung Transmart Bandarlampung dengan korban Tyas Sancanna Ramadhan, Jumat petang, 22 Februari 2019.

Menurut data kepolisian dari sejumlah kawan korban, Tyas tercatat sebagai  mahasiswa Istitut Teknologi Sumatera (Iteras) Bandarlampung, program studi Geofisika,  semester VI.

Ayah Tyas,  Asnawi, adaah mantan kepala Desa Way Hui, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

BACA: Ini Jati Diri Remaja yang Bunuh Diri dengan Melompat dari Gedung Transmart Bandarlampung

Setelah dibawa dari RSU Abdoel Moeloek, jenazah remaja yang semasa hidupnya dikenal pendiam itu disemayamkan di rumah duka, Jalan Raden Saleh, Way Hui, Jati Agung, Lampung Selatan.

Tyas semasa hidupnya aktif di organisasi Pramuka. Ia menamatkan pendidikannya di MTsN 2 Bandarlampung dan SMAN 5 Bandarlampung. Saat di MTSN , Tyas aktif di Pramuka dan Paskibra.

Menurut data di Reskrim Polresta Bandarlampung, peristiwa bunuh diri terjadi pada Jumat sore pukul sekitar pukul 16:07 WIB.

Belum diketahui pasti apa yang melatarbelakangi remaja berparas ganteng kelahiran 16 Desember 1998 itu melakukan aksi nekat.

BACA: Remaja Tewas Usai Melompat dari Gedung Transmart Bandarlampung

Rangga Agustian, petugas keamanan Transmart Bandarlampung, kepada polisi mengungkapkan berdasarkan rekaman CCTV di pintu masuk Transmart, korban memasuki Transmart menggunakan sebuah sepeda motor Suzuki Satria FU BE 4729 VP seorang diri.

Diduga korban menaiki tangga emergency, lalu menuju ke atap Transmart. Saat itu beberapa karyawan Transmart mengetahuinya.Antara lain adalah Adi Widodo (supervisor),  Nanang (satpam), Bima Prasta (office boy).

Mereka berusaha membujuk membujuk korban agar tidak melompat. Namun, korban tetap nekat. Korban melompat terjun dari ketinggian sekitar 40 meter.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Imanuel Bandarlampung. Lalu dirujuk ke RS Abdoel Moeloek. Diduga korban sudah meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

TL|Dewira

Loading...