Beranda News Internasional Korban Meninggal Akibat Virus Corona di China Tembus Angka 908

Korban Meninggal Akibat Virus Corona di China Tembus Angka 908

374
BERBAGI
Sebuah foto yang diambil pada 6 Februari 2020 menunjukkan seorang perawat yang bekerja di bangsal isolasi untuk pasien coronavirus di sebuah rumah sakit di Wuhan, Cina. Foto: EPA-EFE via Straits Times
Sebuah foto yang diambil pada 6 Februari 2020 menunjukkan seorang perawat yang bekerja di bangsal isolasi untuk pasien coronavirus di sebuah rumah sakit di Wuhan, Cina. Foto: EPA-EFE via Straits Times

TERASLAMPUNG.COM — Angka kematian akibat virus corona di China meningkat lagi, dengan kematian hari Senin (10/2/2020) mencapai 908 orang, dengan adanya 97 kematian baru.

Hari Senin Kementerian Kesehatan China melaporkan adanya 3062 kasus baru dalam masa 24 jam terakhir, sementara John Hopkins melaporkan secara global mereka yang terkena kasus itu berjumlah 40.510 orang.

Sebelumnya, Prancis sudah menutup dua sekolah setelah lima turis asal Inggris terkena virus itu ketika berada di sebuah resor ski.

Malaysia, Korea Selatan dan China juga melaporkan adanya satu kasus baru di masing-masing negara.

Lebih dari 360 kasus dilaporkan terjadi di luar China.

Kenaikan angka hari Senin membalikkan penurunan yang sebelumnya dilaporkan terjadi hari Minggu, dimana kasus baru hanya 2656, turun 20 persen dibandingkan 24 jam sebelumnya.

Awalnya, penurunan jumlah ini dilihat sebagai keberhasilan dari mekanisme kontrol bersama dari daerah-daerah di China diikuti pencegahan yang ketat sesuai pernyataan juru bicara Komisi Kesehatan Nasional, Mi Feng.

Optimisme lain datang dari Dr Ian Lipkin, rektor Pusat Penelitian Infeksi dan Kekebalan Tubuh dari Universitas Columbia yang pernah menangani kasus SARS bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah China.

Ia mengatakan bahwa bila berhasil, metode ‘containment’ atau karantina dapat menurunkan angka kasus virus corona secara drastis bulan ini.

Faktor cuaca panas dilihat akan membantu mengurangi potensi penyebaran virus sekaligus mendorong orang untuk meninggalkan tempat tertutup di mana virus mudah menyebar.

ABC

Loading...