Beranda News Bandarlampung Korban Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas di Bandarlampung Meningkat

Korban Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas di Bandarlampung Meningkat

385
BERBAGI
Kasatlantas Polresta Bandarlampung, Kompol Indra Novianto

Zainal Asikin/teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Selama kurun waktu tiga bulan terakhir (Januari-Maret 2016), ada 21 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kota Bandarlampung. Korban meninggal dunia, didominasi oleh pengendara motor akibat kesalahan pengendara (human error).

Kasat Lantas Polresta Bandarlampung, Kompol Indra Novianto mengatakan, jumlah peningkatan korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama tiga bulan terakhir ini, terjadi karena faktor kesalahan manusianya (human error).

“Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, sekitar 90 persen didominasi pengendara sepeda motor karena faktor manusianya atau human error,”kata Indra saat ditemui di ruangannya, Senin (4/4/2016).

Berdasarkan data dari Satuan Lalu Lintas Polresta Bandarlampung selama tiga bulan terakhir, jumlah korban meninggal dunia terus meningkat. Pada bulan Januari, tercatat sekitar 37 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, ada empat korban meninggal dunia, lima korban luka berat dan 45 korban luka ringan.

Selanjutnya, pada bulan Februari, terjadi 35 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah itu, ada enam korban meninggal dunia, 39 korban luka ringan dan tiga korban luka berat.

Kemudian pada bulan Maret, kasus kecelakaan lalu lintas meningkat menjadi 40 kasus. Dari jumlah itu, ada 11 korban meninggal dunia, 51 korban luka ringan dan satu korban luka berat.

Indra mengutarakan, ada empat penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pertama adalah karena faktor manusianya, lalu karena faktor kendaraan, faktor jalan dan faktor lingkungan atau cuaca.

“Faktor kesalahan manusia ini, saat membawa kendaraan memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Lalu dalam kondisi mengantuk dan melamun,”terangnya.

Indra menghimbau, agar para pengendara kendaraan, baik roda empat dan khususnya sepeda motor ssupaya lebih berhati-hati dalam mengendarai kendaraannya.

“Apabila kondisi mengantuk, jangan melanjutkan perjalanan membawa kendaraan. Sebaiknya istirahat dulu, supaya tidak terjadi kecelakaan lalu lintas,”imbaunya.

Loading...