Beranda News Bandarlampung Korban Penggusuran Pasar Griya Sukarame Mulai Tinggal di Kantor DPRD

Korban Penggusuran Pasar Griya Sukarame Mulai Tinggal di Kantor DPRD

295
BERBAGI
Warga eks-Pasar Griya Sukarame di Kantor DPRD Banarlampung, Selasa sore (14/8/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Koalisi Masyarakat Tolak Penggusuran berama warga eks Pasar Griya Sukarame, Bandarlampung, mulai Selasa (14/8) akan tinggal di Gedung DPRD Kota Bandarlampung.

Usai melakukan orasi, yasinan, doa bersama di depan Kantor Pemkot Bandarlampung seperti kemarin – kemarin tidak ada satupun pejabat pemkot yang menemui Koalisi Masyarakat Tolak Penggusuran itu, kemudian mereka berkemas menuju kantor dewan dengan berjalan kaki.

“Kami sudah hampir satu bulan di kantor LBH tidak enak juga, apa lagi ada anak – anak kecil takut mengganggu staf LBH yang sedang bekerja, akhirnya kami putuskan untuk tinggal di kantor wakil kita,” kata Hasan, warga eks Pasar Griya.

Sementara itu Direktur LBH Bandarlampung, Alian Setiadi,mengungkapkan kedatangannya untuk menemui anggota dewan agar persoalan warga eks pasar Griya bisa tuntas.

“Kami ke sini mau bertemu teman – teman PRD agar mereka mau membantu  menuntaskan persoalan warga.Namun, kami ke sini sudah tidak ada lagi anggota dewan yang bisa ditemui,” kata Alian.

Koalisi Masyarakat Tolak Penggusuran pasar Griya tiba di Kantor DPRD sekitar pukul 15.30 Wib, sayangnya para wakil rakyat sudah tidak dikantornya lagi.

“Ada yang dinas luar ada yang sudah pulang,” kata Komandan Regu (Danru) Pol PP gedung DPRD kota Sukirman

Sampai kapan warga eks pasar Griya Sukarame itu tinggal, menginap di halaman kantor ewan itu.

Menurut Kadiv Sipol LBH Bandarlampung Muhammad Ilyas warga akan tinggal dan menginap di halaman gedung dewan itu sampai ada kejelasan nasib warga itu.

“Mereka sudah kehilangan rumah, pekerjaan, ke mana lagi mereka minta bantuan, ya ke rumah wakilnya ini,” kata Ilyas.

Dandy Ibrahim