Beranda Teras Berita Korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan, Kejari Teliti Kembali Berkas Pengadaan Kapal

Korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan, Kejari Teliti Kembali Berkas Pengadaan Kapal

217
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Jaksa Peneliti Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, tengah meneliti berkas perkara tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kapal proyek Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bandarlampung, yakni dengan tersangka Sudarno.

Kepala Kejari Bandarlampung, Widiyantoro menyebutkan, bahwa pihaknya pada pekan lalu sudah menerima pelimpahan berkas tersebut dari Unit Tipikor Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

“Kami sudah terima berkas tersangka Sudarno atas kasus pengadaan kapal,”kata Widi, Rabu (1/7).

Selanjutnya, sambung Widiyantoro, tim jaksa akan meneliti berkas perkara tersebut, apakah memang sudah dinyatakan lengkap atau memang harus dilengkapi kembali dengan petunjuk jaksa.

“Yang jelas, kami akan meneliti berkas perkaranya. Apakah memang sudah lengkap atau belum berkas itu,”jelasnya.

Sementara itu, untuk berkas perkara dugaan korupsi kios mini DKP tahun 2012 dengan tersangka Agus Sujatma (Anggota DPRD Bandarlampung) dan Hendri belum dikembalikan lagi oleh penyidik Polresta Bandarlampung kepada pihaknya.

“Kalau untuk berkas anggota dewan itu belum kami terima kembali berkasnya. Ya silahkan saja coba tanyakan kembali ke penyidik Polrestanya, kenapa kok belum dilimpahkan. Padahal, berkas itu sudah
lama sekali  di mereka (Polresta) untuk dilengkapinya saja,”ujarnya.

Untuk diketahui, dalam kasus tersebut, Polresta Bandarlampung sebelumnya telah menetapkan Sudarno selaku pihak rekanan atas proyek pengadaan kapal tahun 2012 senilai Rp1,5 miliar, sebagai pihak yang turut bertanggungjawab pada kasus tersebut yang diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp250 juta.

Selain terjerat kasus pengadaan kapal, Sudarno juga terlibat dalam perkara kasus korupsi pada penjemuran ikan sebesar Rp135 juta dan dihukum selama satu tahun.

Sementara dalam proyek pengadaan kapal di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bandarlampung tahun 2012 senilai Rp 4,5 miliar. Anggaran tersebut dibagi untuk tiga proyek yakni pembangunan kios mini dengan nilai proyek senilai Rp1,5 miliar, lalau pada penjemuran
ikan senilai Rp1,5 miliar dan pengadaan kapal senilai Rp1,5 miliar.

Sementara pada kasus korupsi kios mini, Polresta Bandarlampung telah menetapkan lima orang tersangka. Yakni Agus Sujatma dan Hendrik (satu berkas), Ery dan Agus Mujianto (sudah divonis) serta Chandra (dalam proses sidang).