Korupsi Proyek Pengadaaan Kapal, Polisi Kesulitan Tentukan Kerugian Negara

  • Bagikan

Zaenal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Polrestas Bandarlampung sudah melimpakan dua  berkas perkara korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bandarlampung, yakni pengadaan kios mini dan sentra penjemuran ikan, kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, beberapa waktu lalu.

Dari dua berkas perkara tersebut, Polrestas menetapkan empat tersangka. Namun, berkas perkara kasus korupsi pengadaan kapal di  Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bandarlampung senilai RP1,5 miliar hingga kini masih mandek. Polresta Bandarlampung berdalih, kesulitan menentukan jumlah kerugian negara.

“Statusnya sudah ditingkatkan ketahap penyidikan, tapi belum ada tersangka karena belum diketahui berapa kerugian negaranya. Kami masih menunggu hasil perkembangan dari penyidik. Kami belum menetapkan tersangkanya karena belum menemukan berapa kerugian negara,” kata Kasat Reskrim Polres Kota Bandarlampung, Komisaris Polisi  Dery Agung Wijaya, Minggu (29/6).

Diketahui, dua berkas yang sudah dilimpahkan pada Jumat (14/6) lalu, yakni perkara sentra penjemuran ikan dan pengadaan kios mini. Untuk item kasus korupsi pengadaan kios mini, Polresta Bandarlampung menetapkan tiga orang tersangka. Yaitu Agus Sujadma (anggota DPRD Bandarlampung terpilih dari Partai Gerindra), Eri (rekanan), dan Hendrik (rekanan) dengan kerugian negara Rp300 juta. Sementara pengadaan sentra penjemuran ikan hamya satu tersangka yaitu Sudarno dengan kerugian negara Rp135 juta.

Proyek yang diduga sarat penyelewengan di DKP Kota Bandarlampung pada  2012 itu totalnya mencapai  Rp 4,5 miliar. Proyek itu dibagi tiga, yakni pembangunan kios mini dengan nilai proyek Rp1,5 miliar, pembangunan dermaga Rp1,5 miliar, dan pengadaan kapal Rp1,5 miliar.

Dalam kasus korupsi item kios mini di DKP, penyidik tidak menahan ketiga tersangka dan hanya dikenakan wajib lapor (Walap) yakni Agus, Ery,dan Hendrik. Begitu juga dengan tersangka pengadaan sentra penjemuran ikan,  Sudarno.

Baca Juga: Berkas Penyidikan Tersangka Korupsi di Dinas Kelautan Masih ‘Nyangkut’ di Kepolisian
Baca Juga: Terjerat Kasus Korupsi, Calon Anggota Dewan dari Gerindra Sakit
Baca Juga: Kejari Masih Teliti Berkas Kasus Korupsi Dinas Kelautan dan Perikanan

  • Bagikan