Beranda News Sosial Kosela akan Buat Posko Trauma Healing bagi Anak-Anak Korban Tsunami di Lamsel

Kosela akan Buat Posko Trauma Healing bagi Anak-Anak Korban Tsunami di Lamsel

407
BERBAGI
Anak-anak korban tsunami, tampak antusias mendengarkan dongeng dari tim relawan Kosela untuk pemulihan trauma di tenda pengungsian di kaki lereng Gunung Rajabasa

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Tiga hari ke depan Korporat Seniman Jalanan Lampung (Kosela) bersama para relawan lainnya berencana akan membuat Posko Trauma Healing untuk pemulihan trauma terhadap anak-anak di lokasi yang terdampak paling parah gelombang tsunami di wilayah Way Muli, Kecamatan Rajabasa.

Menurut Ketua Kosela,Kim Commanders, trauma healing perlud diberikan kepada para anak-anak pengungsi korban tsunami Selat Sunda agar agar mereka bisa bisa menghilangkan rasa traumatis atau ketakutan yang dialami anak-anak akibat bencana tsunami yang melanda di wilayah Way Muli, Way Muli Timur, Kunjir dan Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan.

“Trauma healing perlu diberikan agar anak-anak melupakan peristiwa tsunami yang dialaminya sehingga mereka bisa ceria lagi dan kembali menatap masa depan,”kata Kim Commanders, di tenda pengungsian di kaki lereng Gunung Rajabasa, Senin (31/12/2018).

Kim mengaku Kosela sudah melakukan trauma healing sejak sehari pascatsunami. Hal itu dilakukan tiap hari sampai sekarang (31 Desember 2018).

Menurut Kim, Posko Trauma Healing perlu didirikan agar pelayanan terhadap anak-anak korban tsunami yang memerlukan trauma healing lebih baik dan lebih terkoordinasi.

Sementara pegiat literasi “Motor Pustaka”, Sugeng Hariyono, menuturkan, untuk pendistribusian makanan siap saji, diberikan kepada para korban di tenda pengungsian yang berada di kaki Gunung Rajabasa dengan menggunakan armada Motor Pustaka. Bantuan makanan siap saji tersebut, didapat dari seluruh masyarakat Desa Pasuruan, Lampung Selatan

“Jadi makanan berupa nasi bungkus ini, bantuan secara sukarela tiap satu rumah warga Pasuruan memberikan tiga buah nasi bungkus dalam setiap harinya dan langsung kita berikan kepada korban di pengungsian setiap pagi dan sore,”ucapnya.

Berdasarkan pantaun di lokasi, anak-anak korban tsunami yang mengungsi di tenda-tenda sederhana yang berada di kaki lereng Gunung Rajabasa tersebut, terlihat nampak begitu ceria dan antusias baik itu bernyanyi, menggambar di atas buku gambar yang disedian tim relawan KOSELA. Selain itu juga, mereka dihibur diajak bermain dengan aneka permaianan dan bernyanyi bersama.

Sementara di lokasi lainnya, yakni di posko pengungsian di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, petugas dari Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti) Lampung Kementerian sosial (Kemensos) RI juga memberikan pendampingan psikologi untuk menghilangkan rasa traumatis yang dialami anak-anak korban tsunami warga Pulau Sebesi dan Sebuku.

Selain itu juga, trauma healing juga dilakukan oleh para anggota kepolisian Polda Lampung terhadap anak-anak korban tsunami yang berada di Posko pengungsian Lapangan Tenis Indoor Kalianda, dengan mengajak bernyanyi, bermain, dan menggambar.

Tidak hanya anak-anak Pulau Sebesi dan Sebuku yang diberikan pendampingan psikologi, trauma healing itu juga diberikan petugas Sakti Kemensos RI dan anggota kepolsian Polda Lampung kepada anak-anak yang terkena dampak terjangan tsunami di wilayah Way Muli dan Kunjir.

Loading...