Beranda Ekbis Keuangan Kota Bandarlampung Alami Inflasi 0,24 Persen pada Januari 2019

Kota Bandarlampung Alami Inflasi 0,24 Persen pada Januari 2019

205
BERBAGI
Kepala BPS Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, menjelaskan tentang inflasi di Kota Bandarlampung, Jumat, 1 Februari 2019.
Kepala BPS Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, menjelaskan tentang inflasi di Kota Bandarlampung, Jumat, 1 Februari 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Kota Bandarlampung mengalami inflasi sebesar 0,24 persen pada Januari 2019. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, inflasi tersebut disebabkan adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 135,15 pada Desember 2018 menjadi 135,47,pada Januari 2019.

Dari tujuh kelompok pengeluaran,lima kelompok mengalami inflasi di Kota Bandarlampung, yaitu kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 0,93 persen;kelompok makanan jadi,minuman,rokok,dan tembakau 0,21 persen;kelompok sandang 0,61 persen;kelompok kesehatan 0,16 persen;dan kelompok pendidikan,rekreasi,dan olahraga 0,14 persen.

Sebaliknya,kelompok perumahan,air,listrik,gas,dan bahan bakar mengalami deflasi sebesar 0,12 persen;dan kelompok transportasi,komunikasi dan jasa keuangan 0,21 persen.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, mengatakan sumbangan kelompok pengeluaran umum dalam pembentukan inflasi bulan Januari 2019 adalab sebesar 0,24 persen.

“Kelompok bahan makanan memberikan andil pada pembentukan inflasi sebesar 0,23 persen; kelompok makanan jadi,minuman,rokok,dan tembakau sebesar 0,03 persen,” katanya.

Selain itu, kelompok sandang 0,03 persen; kelompok kesehatan 0,01 persen;dan kelompok pendidikan,rekreasi,dan olahraga 0,01 persen.Sebaliknaya kelompok perumahan,air,listri,gas,dan bahan bakar memberikan andik deflasi sebesar 0,04 persen;dan kelompok transportasi,komuniaksi,dan jasa keuangan 0,03 persen

Beberapa komodita yang dominan memberikan andil dalam pembentukan inflasi bulan Januari 2019 antara lain adalah: beras 0,12 persen;cung kediro 0,05 persen;bawang merah 0,04 persen;makanan ringan/snack 0,03 persen;kangkung 0,03 persen;tomat sayur 0,02 persen;seragam sekolah anak 0,02 persen;jengkol 0,01 persen;dan kursus bahasa asing 0,01 persen.

Menurut Yeane, pada Januari 2019,inflasi Kota Bandarlampung menempati peringkat ke-55 dari 82 kota yang diamati perekembangan harganya.

“Dari 82 kota,73 kota mengalami inflasi dan 9 kota mengalami deflasi.Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,23 persen,sedangkan inflasi terendah terjadi di Pematang Siantar sebesar 0,01 persen.Deflasi tertinggi terajdi di Tual sebesar 0,87 persen,sedangkan deflasi terendah terjadi di Merauke sebesar 0,01 persen,” katanya.

Berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) di Kota Bandarlampung pada Januari 2019 sebesar 0,24 persen,dan inflasi year on year (yoy) adalah sebesar 1,73 persen.

Mas Alina Arifin

Loading...