Beranda Hukum KPK: Tempat Wisata Tegal Mas Masih Bisa Dikunjungi

KPK: Tempat Wisata Tegal Mas Masih Bisa Dikunjungi

53
BERBAGI
Kepala Satgas Pencegahan Wilayah 3 KPK, Dian Patria
Kepala Satgas Pencegahan Wilayah 3 KPK, Dian Patria

TERASLAMPUNG.COM– Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan tempat wisata Tegal Mas di wilayah Kabupaten Pesawaran, Lampung masih dapat dikunjungi oleh wisatawan lokal dan asing,menyusul penyegelan temapat tersebut karena diduga izinnya belum selesai.

“Untuk Tegal Mas, tiga kementerian pasang plang di sisi sebelah sana dan masih dalam pengumbulan bukti dan keterangan (pulbuket). Hal ini tidak ada hubungan dengan aktivitas wisata,” kata Kepala Satgas Pencegahan Korwil 3 KPK Dian Patra usai acara Media Brefing di Novotel Lampung, Rabu (7/8/2019).

BACA: Akhirnya KPK Menyegel Tempat Wisata Tegal Mas

Dian menjelaskan kegiatan dari tiga kementerian. Menurutnya, tempat wisata Pantai Marita sudah dalam tahap penyidikan sedangkan Tegal Mas sudah menyampaikan pakta integritas dengan berjanji akan menghentikan segala kegiatan penyeberangan dari dan ke Pulau Tegal Mass serta Pantai Marita sejak tanggal 21 Mei 2019.

“Selain itu, merekajuga berjanji akan mengembalikan lingkungan sekitar pulau seperti janjinya di tanggal 23 Juli 2019. Namun mereka hanya janji saja tidak menepatinya , makanya kemarin kami segel Pulau Tegal Mas,”katanya.

BACA: KPK Menyegel Dermaga Tegal Mas di Pantai Marita. Ini Alasannya

Menurut Patria, tempat wisata di Pulau Tegal Mas disegel karena telah melakukan pelanggaran reklamasi pantai.

“Mereka telah mereklamasi pantai disekitar pulau Tegal Mas setengah hektare.
Soal kerusakan alam dipulau tersebut sudah ditangani oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK).

Selain itu. antara izin yang dikeluarkan Badan Penanaman Modal Daerah berbeda dengan yang terjadi dilapangan,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Satgas Pencegahan Wilayah 3 KPK Dian Patria, anggota satgas Uding Juharudin, Friesmount Wongso, Nindya Sunardini, serta puluhan jurnalis baik dari surat kabar, televisi serta media online.

Dian Patria berharap kepada media yang ada di Lampung agar dapat menjadi partner dalam pencegahan korupsi, dapat berpartisipasi publik dalam proses dan ikut memantau dilapangan agar tidak terjadi korupsi.

Mas Alina Arifin

Loading...