KPU Bandarlampug Imbau Warga Cermati DPS

Bagikan/Suka/Tweet:
Ketua KPU Bandarlampung Fauzi Heri (ketiga dari kanan) dan komisioner KPU Bandarlampung Fadilasari (kedua kanan) saat melakukan monitoring dan supervisi pemutakahiran data pemilih Kota Bandarlampung. 

BANDARLAMPUNG, Teraslampung,com — KPU Bandarlampung mengimbau  warga Kota Bandarlampung mencermati Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang akan ditempel di tempat-tempat strategis.  Sesuai tahapan Pilkada serentak, DPS diumumkan dan mendapat tanggapan masyarakat mulai tanggal 10 hingga 19 September 2015.

“Kami minta masyarakat proaktif untuk mencermati DPS, apakah mereka sudah masuk dalam daftar pemilih Pilwakot atau belum. Bila belum masuk, bisa melapor ke PPS setempat untuk didata,” kata ketua KPU Bandar Lampung, Fauzi Heri, Rabu (9/9/2015).

Menurut Fauzi, masyarakat perlu mencermati DPS karena bisa saja ada warga yang luput dari Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan oleh Petugas Pendaftaran Daftar Pemilih (PPDP), sehingga namanya  tidak masuk dalam DPS.

“Karena itu kami minta kerja samanya, baik masyarakat maupun pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menanggapi dan melaporkan bila ada warga yang belum masuk DPS,” ujarnya.

Fauzi mengungkapkan, KPU Bandarlampung juga sudah mengirim surat kepada Walikota Bandarlampung, c.q Sekretaris Daerah Kota Bandarlampung, untuk menginstruksikan kepada camat, lurah, dan RT sekota Bandar Lampung, untuk mengkritisi dan mencermati DPS yang sudah ditempel.

“Kami minta kerja samanya, agar  warga yang memiliki hak pilih bisa masuk dalam Daftar Pemilih Tetap  (DPT),” katanya.

Fauzi mengatakan, setiap TPS akan mendapat tiga rangkap daftar pemilih. Dua harus ditempel di kantor kelurahan dan tempat strategis seperti masjid, mushola, pos ronda, posyandu, dll. Satu lagi untuk arsip PPS.

“Bagi PPS yang tidak menempel DPS di tempat-tempat tersebut, akan kami berikan sanksi,” tegasnya.
Sebelumnya, KPU Bandarlampung sudah melakukan rapat pleno penetapan DPS Kota Bandarampung pada 2 September lalu. ,Pada Pilkada 2015, pemilih yang masuk DPS  Kota Bandarlampung sebanyak 641.426 orang, dengan rincian 321.651 laki-laki dan 319.775 perempuan.

Salinan  DPS juga sudah diberikan kepada Panwaslu Kota Bandarlampung dan para narahubung (liaison officer/LO) pasangan calon Walikota Bandarlampung, untuk mendapat tanggapan.

Sementara itu ketua Pokja Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih KPU Bandar Lampung, Fadilasari, mengatakan, untuk memastikan DPS sudah ditempel oleh masing-masing PPS, komisioner dan staf sekeretariat KPU Bandar Lampung akan melakukan monitoring dan supervisi ke masing-masing kelurahan.

“Monitoring dan supervisi itu akan dimulai pada tanggal 10 September 2015. Kami akan melihat secara langsung dan memastikan bahwa DPS sudah ditempel dan mudah dilihat oleh masyarakat,” katanya.

Fadilasari menjelaskan, point-point yang perlu mendapat tanggapan dari masyarakat dan stakeholder adalah  bila terdapat pemilih yang belum terdaftar, ada kesalahan data pemilih, terdapat pemilih ganda (antar TPS, kelurahan, dan kecamatan), terdapat pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat ( telah meninggal, pindah domisili, berstatus TNI/Polri, terdapat pemilih yang belum memenuhi syarat karena faktor usia atau karena status perkawinan.

“Setelah mendapat tanggapan dari masyarakat pada 10 hingga 15 September, tahapan selanjutnya, KPU Bandar Lampung melakukan perbaikan pada DPS pada 20 hingga  25 September. Setelah itu KPU menetapkan DPS menjadi DPT (Daftar Pemilih Tetap) pada 2  Oktober 2015,” imbuhnya.