Beranda Politik KPU Cari Relawan Demokrasi

KPU Cari Relawan Demokrasi

356
BERBAGI
KPU Medan melakukan sosialisasi pemilu. (Dok. terasmedan.com)

MEDAN, teraslampung.com–Meningkatnya warga yang enggan memilih saat pemungutan suara alias golput, membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut putar otak. Salah satunya dengan merekrut relawan demokrasi yang berasal dari kalangan rawan golput,  yaitu perempuan, pemilih pemula, difabel, dan kaum marjinal.

Perekrutan relawan dilakukan di setiap KPUD kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan ketua Komisioner KPUD Sumatera Utara Benget Silitonga, saat memberikan materi dalam pelatihan features pemilu bagi Jurnalis, pemilih Marginal dalam sorotan Media di Hotel Grand kanaya, Senin, 13 januari 2014.

Dari hasil penelitian sejumlah lembaga, tingkat partisipasi pemilih pada pemilu 1999 mencapai 92 persen. Namun pada pemilu 2004 menurun dengan hanya menyentuh level 84 persen dan terus menurun pada pemilu 2009 yang hanya mencapai 71 persen.

“Jadi untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan mengurangi angka golput, kami akan membentuk tim relawan demokrasi yang terdiri dari kelompok-kelompok yang sangat krusial dalam pemilu paling sedikit 25 orang,” ujarnya.

Menurut Benget relawan demokrasi ini sudah dibentuk mulai dari awal Januari lalu, dan paling lama dibentuk pada akhir bulan Januari.

“Untuk relawan demokrasi seleksinya dilakukan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota, dan orang yang masuk dalam tim adalah orang yang dianggap punya kompetensi, yang akan diberikan uang ganti transportasi sebanyak Rp 600 ribu,” kata Benget.

Benget mengatakan relawan demokrasi ini sudah dibentuk pada awal Januari lalu dan sudah mulai bekerja, dan untuk daerah yang belum membentuk relawan demokrasi paling lama dibentuk pada akhir Januari 2014.

Sumber: terasmedan.com

Loading...