Beranda Politik KPU Lampung Kebut Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2019

KPU Lampung Kebut Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2019

167
BERBAGI
Ketua KPU Lampung, Dr.Nanang Trenggono
Ketua KPU Lampung, Dr.Nanang Trenggono

TERASLAMPUNG.COM—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi lampung sedang bekerja keras untuk menyelesaikan proses verifikasi partai peserta Pemilu.

“Kami ngebut menyelesaikan verifikasi.Proses ini memakan waktu lama. Setelah diferivikasi kemudian baru digelar rapat pleno. Kemudian hasilnya diserahkan ke KPU pusat,” kata Ketua KPU  Lampung, Nanang Trenggono, di sela-sela acara Deklarasi Komitmen Keterbukaan Informasi Pilkada Serentak Tahun 2018 di Sheraton, Rabu (913/12/2017).

Menurut Nanang, proses ferivikasi partai tidak dilakukan untuk partai-partai lama (perserta Pemilu 2014).

Nanang mengatakan, partai yang masih dalam proses diverifikasi untuk periode pertama adalah Partai Perindo, Solidaritas Indonesia, Partai Garuda, dan Partai Berkarya.

“Proses dimulai dari tanggal 15 sampai 16 Desember 2017. Pleno akan dilakukan pada  21 Desember 2017. Mereka sudah mengirimkan alamat kantor, kita akan verifikasi faktual dan melaporkan ke Bawaslu Lampung,” kata Nanang.

Periode kedua dari sembilan parta, ada tiga yang akan diferivikasi sesuai dengan keputusan Bawaslu RI. Yakn Partai IKA, Partai idaman, dan dan Partai Republik pada tanggal 25 sampai 26 Desember 2017. Sedangkan hasilnya akan diplenokan pada 27 Desember 2017.

Menurut Nanang, yang diverifikas pada periode I dan II adalah ketua, sekretaris dan bendahara apakah sesuai dengan SK DPD ataupun SK Kemenhukham, harus punya e-KTP, 30 persen keterwakilan perempuan, dan domisili kantor.

Untuk melakukan proses ferivikasi tersebut, KPU Lampung membagi dalam tiga kelompok kerja.

Kelompok pertama, Nanang Trenggono dan Handi Mulyaningsih, untuk memverifikasi Partai Garud.

Kelompok kedua (Solihin dan Fauzan plus tim) untuk Partai Perindo, sedangkan sedangkan untuk Partai Berkarya diverifikasi oleh M.Tio Aliansyah berserta timnya.

Tidak Serentak

Sementara itu, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan verifikasi faktual partai politik peserta pemilu 2019 tidak dilakukan secara bersamaan. Menurut Arief, hal itu dilakukan karena proses penelitian administrasi parpol yang berbeda.

“Verifikasi faktual akan berlangsung dalam dua jalur (track), sebab dimulainya tidak sama tetapi selesainya sama,” kata Arief di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).

Menurut Arief, meskipun jadwal tahapan verifikasi faktual dilakukan secara berbeda, tetapi penetapan partai politik peserta Pemilu tetap sesuai dengan PKPU No 7 tahun 2017.

“Iya sama, (penetapan partai politik peserta pemilu) pada 17 Februari 2018,” kata Arief.

Menurut Arief, waktu yang diberikan pada parpol dalam setiap tahapan tetap sama, tetapi waktu kerja KPU dalam memeriksa lah yang dipercepat supaya tahapan dapat berakhir sesuai dengan waktu yang ditentukan.

“Durasi yang menjadi haknya parpol tidak kami kurangi, tetapi durasi yang menjadi beban kerja KPU akan kami perpendek.Makanya, berakhirnya  sama,” tutur Arief.

Penelitian administrasi 14 partai politik sudah dimulai pada tanggal 18 Oktober 2017. Sedangkan penelitian administrasi 9 partai politik dimulai tanggal 21 November 2017.

Ke-14 parpol yang nantinya akan terlebih dahulu dilakukan verifikasi faktual yaitu Partai Perindo, PSI, PDIP, Hanura, NasDem, PAN, PKS, Gerindra, Golkar, PPP, Berkarya, Demokrat, PKB, dan Garuda.

Sedangkan 9 parpol yang masih dalam tahapan perbaikan penelitian administrasi yaitu PPPI, PIKA, Partai Bhinneka, Parsindo, Partai Republik, Partai Idaman, PBB, PKPI, dan Partai Rakyat.

Mas Alina Arifin

Loading...